Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Antrean Panjang di SPBU tanpa Solusi

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 3 Juli 2026 | 05:40 WIB
PADAT: Puluhan kendaraan antre di SPBU Junok, Bangkalan, Kamis (2/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
PADAT: Puluhan kendaraan antre di SPBU Junok, Bangkalan, Kamis (2/7). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bangkalan sudah sepekan lebih padat pembeli.

Bahkan, terjadi antrean panjang yang memicu arus lalu lintas terganggu.

Namun, hingga kini antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) tersebut tanpa solusi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan Moh. Rasuli mengatakan, institusinya sudah mengetahui kondisi tersebut dan sudah menyampaikannya ke pihak sales branch manager (SBM) Pertamina Wilayah Madura.

Dia menyebutkan, salah satu penyebab antrean itu adalah keterlambatan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU di Kota Zikir dan Salawat.

”Penyebabnya, keterlambatan pengiriman BBM yang biasanya dikirim pagi atau siang,” katanya.

Dia menjelaskan, pasokan BBM di masing-masing SPBU biasanya sudah tiba pagi atau siang hari.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, BBM baru datang ke SPBU pada malam hari.

Hal itu menjadi salah satu pemicu antrean panjang di masing-masing SPBU. Rasuli memastikan stok BBM jenis Pertalite aman.

”Kalau stok aman, hanya keterlambatan pengiriman saja,” ucapnya.

Rasuli menambahkan, kondisi antrean panjang di beberapa SPBU itu juga disebabkan pengecer sudah dilarang memperjualbelikan BBM jenis Pertalite.

Sehingga, mau tidak mau masyarakat harus membelinya langsung ke SPBU. Di sisi lain, terjadi kepanikan terkait kenaikan harga BBM.

”Kami memang sudah mengeluarkan surat larangan pembelian BBM menggunakan jeriken,” tegasnya.

Area Manager Communication, Relation, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyampaikan, pihaknya akan mengecek ke masing-masing SPBU terkait adanya antrean panjang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan kelangkaan BBM jenis Pertalite.

”Saya akan cek dulu ke lapangan,” janjinya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM), kemarin (2/7). (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#keterlambatan pengiriman #BBM #antrean panjang #spbu