Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sepekan Berlalu, Pembunuhan Sekdis PRKP Belum Terungkap, Ini Tanggapan Polresta Sidoarjo

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 3 Juli 2026 | 05:06 WIB
BELUM TERUNGKAP: Jenazah Ruly Yunis Setiawati saat tiba di kediamannya di Jalan Flamboyan, Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)
BELUM TERUNGKAP: Jenazah Ruly Yunis Setiawati saat tiba di kediamannya di Jalan Flamboyan, Perumda Bangkalan, Kamis (25/6). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sudah sepekan dugaan kasus pembunuhan terhadap Ruly Yunis Setiawati ditangani oleh Polresta Sidoarjo.

Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian tentang pelaku pembunuhan mantan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasa Permukiman (DPRKP) Bangkalan itu.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, meyakini pelaku pembunuhan tersebut sudah pergi jauh untuk menghindari pertanggungjawaban hukum.

Sebab, ada jeda empat hari untuk pelaku menghilangkan jejak.

Baca Juga: Krisis Solar Lumpuhkan Aktivitas Melaut, Puluhan Nelayan Mengadu ke DPRD

"Kami berharap Polresta Sidoarjo berkoordinasi dengan Polda Jatim, agar mereka juga berkoordinasi dengan Polda di seluruh Indonesia," jelasnya.

Terduga pelaku teridentifikasi orang Sulawesi. Pihaknya sudah mengantongi alamat yang bersangkutan.

Dia yakin polisi sudah ke alamat tempat tinggal pria bermasker yang mengantarkan korban ke Terminal 1 Bandara Juanda.

"Atau paling tidak, polisi sudah menggali informasi pria bermasker tersebut," imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak meragukan kerja keras aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku kejahatan.

Hanya, jika perkara itu ditangani oleh Polrestas Sidoarjo rasanya tidak akan maksimal.

Dia meminta agar Polda Jatim juga terlibat dalam mengusut tuntas dugaan pembunuhan terhadap perempuan berstatus ASN tersebut.

"Agar polisi juga tidak dianggap lelet oleh masyarakat, meskipun kami tidak meragukan kinerja aparat kepolisian," paparnya.

Baca Juga: Satgas MBG Bangkalan Sarankan SPPG Lakukan Pembenahan Selama Libur Sekolah

Risang menambahkan, korban sempat mengunggah lima video di akun sosial medianya.

Video pertama dan kedua diunggah pada kamis (18/6), tepat pada saat yang bersangkutan check-in di Hotel The Alana.

Korban mem-posting suasana hotel dari balkon kamarnya dengan memvideo pemandangan di sekitar hotel tersebut.

Sedangkan di video ketiga, korban mem-posting perjalanannya menuju ke area perbukitan yang diyakini video tersebut di daerah Pujon, Malang.

 Rekaman tersebut diambil oleh korban dari sebelah kiri mobil bagian penumpang. Bahkan, menggunakan backsound yang cukup romantis.

"Lagu Romeo dan Juliet dalam backsound video itu cukup romantis," katanya.

Kemudian, pada video keempat, korban mem-posting foto-fotonya sendiri.

Dalam foto tersebut tampak korban berada di Alun-Alun Kota Batu, bahkan mobil dinas (mobdin) yang dia bawa juga terlihat dalam video tersebut.

 "Video kelima itu, foto-foto korban dengan seorang pria di-posting beberapa jam sebelum dia dibunuh," urainya.

Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono menyampaikan, pihak kepolisian masih mengumpulkan data-data dan mendalami dugaan pembunuhan di Bandara Juanda tersebut. Termasuk memeriksa saksi-saksi.

"Kami masih menyelidiki perkara ini dan masih mengumpulkan data-data serta keterangan saksi," tandasnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Polresta Sidoarjo #kasus pembunuhan #Sekretaris #DPRKP #polda jatim