Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BGN Bakal Batasi Pendistribusian MBG

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:15 WIB
BERI KETERANGAN: Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika saat memberikan penjelasan di kantornya, Jumat (12/6). (SATGAS MBG UNTUK JPRM)
BERI KETERANGAN: Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika saat memberikan penjelasan di kantornya, Jumat (12/6). (SATGAS MBG UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengurangi jumlah penerima manfaat (PM) makan bergizi gratis (MBG).

Alternatifnya, pendistribusian untuk pelajar SMA direncanakan dihentikan sebagai langkah penghematan anggaran program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Saat ini BGN masih meninjau ulang rencana refocusing penerima manfaat MBG dan belum final. Artinya, kebijakan untuk mengurangi penerima manfaat masih rencana awal.

Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika tidak menampik BGN berencana memangkas jumlah penerima manfaat.

Hanya, dia belum bisa berkomentar banyak soal rencana tersebut. Sebab, hingga saat ini belum ada surat edaran (SE) ataupun petunjuk teknis (juknis) ke daerah.

”Informasi sudah kami terima, tapi itu hanya sebatas rencana awal, belum final,” terangnya.

Bambang menyatakan, SE yang diterima pihaknya berkaitan dengan penghentian operasional MBG selama masa libur sekolah.

Dalam SE Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi pada saat periode hari libur dalam penyelenggaraan program makan bergizi gratis tahun anggaran 2026.

Disebutkan, SE tersebut bertujuan untuk optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, dan standardisasi program MBG.

Oleh karena itu, BGN memandang perlu adanya penyesuaian terhadap pelayanan MBG bagi peserta didik dan nonpeserta didik.

”Selama masa libur sekolah, semua PM dihentikan, termasuk untuk ibu menyusui, ibu hamil, dan balita,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Bangkalan Ivan Mahardika Yusuf menyatakan, hingga saat ini belum ada arahan dari BGN soal rencana refocusing penerima manfaat MBG. Pihak mitra maupun kepala SPPG masih menunggu juknis dan SE resmi.

”Masih belum ada arahan, kami masih menunggu juknis dan SE resmi dari BGN,” katanya. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#masa libur sekolah #penghentian operasional MBG #memangkas #BGN #penerima manfaat