BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menegaskan komitmennya untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Salak. Itu diwujudkan dengan melaksanakan job fair.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Pratanu Pemkab Bangkalan itu melibatkan 32 perusahaan dengan total lowongan kerja yang dibuka 3.345.
Peluang besar tersebut diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Salak.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, penyelenggaraan job fair merupakan bentuk komitmen pemkab dalam menjembatani pencari kerja (pencaker). Sehingga, bisa terserap di bursa lowongan kerja.
Ribuan lowongan kerja yang dibuka job fair siap menampung pencaker mulai dari lulusan SMA sederajat.
”Kami berharap dengan adanya job fair ini, angka pengangguran di Kabupaten Bangkalan makin berkurang,” imbuhnya.
Orang nomor satu di Bangkalan bertekad untuk terus menekan angka pengangguran di Kabupaten Bangkalan.
Selain menggelar job fair, pemkab juga rutin melaksanakan pelatihan kerja.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) itu diharapkan dapat memperbesar kesempatan kerja bagi masyarakat Bangkalan.
”Tahun ini ada berbagai jenis latihan kerja yang dilaksanakan. Mulai dari menjahit, desain grafis, dan lain sebagainya,” katanya.
Baca Juga: Jangan Asal Klik File WhatsApp, Modus APK Berbahaya Ini Bisa Bobol Rekening dalam Hitungan Menit
Pemkab Bangkalan juga berupaya menggaet pengusaha untuk berinvestasi di Kota Salak.
Tujuannya, agar keran lowongan pekerjaan semakin luas. Sehingga, bisa menyerap SDM lokal sebagai pekerja.
”Ketika kesempatan kerja terbuka, itu artinya pengangguran akan semakin berkurang,” katanya.
Lukman menambahkan, sederet upaya yang dilakukan telah membuahkan hasil meski tidak signifikan.
Buktinya, pada 2024 angka pengangguran terbuka di Kota Salak 5,43 persen. Sedangkan di 2025 turun menjadi 5,34 persen.
”Kami berkomitmen untuk terus meminimalisasi angka pengangguran itu,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti