
BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan melakukan uji kompetensi (ukom) terhadap sumber daya manusia (SDM) di bawah naungannya.
Asesmen tersebut menjadi sinyal perombakan jabatan kepala puskesmas (Kapus) di lingkungan Dinkes Bangkalan.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bangkalan Ismet Efendi menjelaskan, Kapus merupakan jabatan tambahan yang diberikan kepada pejabat fungsional di puskesmas. Jabatan tersebut dinilai cukup strategis.
Sehingga posisi tersebut harus diisi pejabat yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.
”Makanya ukom sangat penting. Karena Pak Bupati ingin mengetahui kemampuan masing-masing Kapus untuk disesuaikan dengan visi-misinya,” ujarnya.
Saat ini pemkab selektif dalam menempatkan pejabat di bidang kesehatan. Alasannya, puskesmas merupakan ujung tombak layanan kesehatan bagi masyarakat di 18 kecamatan di Bangkalan.
”Sekarang tidak ada lagi orang yang menduduki Kapus karena titipan atau memiliki kedekatan dengan pimpinannya. Semuanya berbasis kompetensi,” tegasnya.
Mantan kepala Bapenda Bangkalan itu mengutarakan, ukom yang dilaksanakan tidak hanya untuk mengisi jabatan Kapus yang kosong.
Tetapi, juga menjadi bahan evaluasi bagi bupati terhadap pejabat yang saat ini menduduki posisi Kapus.
”Adanya perombakan atau tidak itu kewenangan bupati. Tatapi yang pasti, rotasi jabatan bagi ASN itu sudah menjadi hal yang biasa,” katanya.
Ismet menambahkan, seleksi yang diinisiasi dinkes itu diikuti puluhan pejabat.
Momentum tersebut harus dijadikan kesempatan bagi Kapus untuk menunjukkan kapasitas dan kemampuannya.
”Ini kesempatan bagi Kapus untuk memperlihatkan dirinya layak atau tidak mengemban amanah tambahan dari bupati,” katanya.
Plh Kepala Dinkes Bangkalan Farhat Surya Ningrat menyatakan, asesmen yang dilaksanakan menggandeng Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Terdapat 34 peserta yang mendaftar. Sebanyak 14 peserta mendaftar tahap pertama, dan 20 mendaftar di tahap kedua (lihat grafis).
”Hasil dari asesmen ini nantinya akan kami serahkan ke pimpinan (bupati),” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti