BANGKALAN, RadarMadura.id – Penanaman padi di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan, dipantau langsung orang nomor satu di Kota Salak Rabu (13/5). Yakni, Bupati Lukman Hakim.
Mantan kepala desa (Kades) Katol Barat itu juga turun langsung ke sawah petani demi mencoba menanam padi menggunakan teknologi terkini jenis rice transplanter.
Penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) itu lebih efisien bagi petani.
Sebab, tidak perlu menggunakan tenaga manusia untuk menanam padi.
Baca Juga: Imigrasi Pamekasan Gelar Bakti Sosial dan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga
"Maka petani dapat menekan biaya produksi saat menanam padi," ujarnya.
Penanaman padi menggunakan rice transplanter bisa lebih presisi.
Sehingga, bisa menghasilkan pertumbuhan padi yang jauh lebih optimal dibandingkan menggunakan metode konvensional.
"Ketika pertumbuhannya optimal, maka produktivitasnya juga meningkat," sambungnya.
Bupati Lukman menambahkan, pemkab terus mendorong petani agar meningkatkan produksi padi.
Salah satunya dengan mengenalkan metode penyemaian padi menggunakan tray.
Sehingga, bisa menghasilkan bibit padi yang lebih berkualitas.
"Kami akan terus berupaya mengarahkan petani agar menggunakan metode-metode penanaman yang lebih efektif dan efisien. Dengan begitu, bisa meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.
Baca Juga: BRI Catat Profitabilitas Solid, ROE dan ROA Meningkat pada Triwulan I 2026
Saat ini produktivitas pertanian di Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan angka yang positif.
Bahkan, banyak gabah petani yang dijual hingga ke luar daerah.
Namun, pihaknya akan mendorong hasil panen terserap untuk kebutuhan lokal.
Sehingga, bisa meningkatkan perputaran ekonomi yang lebih nyata.
"Pemerintah juga akan mendorong adanya hilirisasi hasil pertanian agar lebih bernilai ekonomis," katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti