BANGKALAN, RadarMadura.id - Anggaran yang harus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk seleksi dan biaya operasional Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidak sedikit. Nilainya, mencapai ratusan juta.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bangkalan, Mohammad Yaqub, anggaran paskibraka yang melekat di lembaganya Rp 298 juta. Angka itu sama persis dengan tahun anggaran 2025.
"Anggaran paskibraka masih sama dengan tahun sebelumnya. Meskipun banyak penyesuaian. Misalnya tidak ada lagi jatah konsumsi saat latihan dan pada saat karantina," ujarnya, kemarin (3/5).
Selain itu, perlengkapan dan fasilitas yang didapatkan calon paskibraka juga disederhanakan.
Sebab, hanya mendapat, satu stel seragam untuk pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan bendera.
"Dengan anggaran yang sangat terbatas ini kami harus memutar strategi dalam mengoptimalkan apa yang sudah ada agar semua kebutuhan terkait pelaksaan upacara bendera kemerdekaan tetap terpenuhi," tambahnya.
"Untuk saat ini proses seleksi anggota paskibraka telah berlangsung yang diikuti 182 peserta. Proses seleksinya dibantu oleh tim profesional dari TNI, POLRI, " katanya. (c1/jup)
Editor : Amin Basiri