
BANGKALAN, RadarMadura.id – Toko material bangunan di Desa Pandiyan, Kecamatan Arosbaya, dilalap si jago merah pada Jumat (17/4).
Toko milik Moh. Talhis itu ditaksir rugi hingga Rp 100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kasi Damkar Satpol PP Bangkalan M. Ortis Iskandar mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga unit armada damkar ke tempat kejadian perkara (TKP).
Satu unit rescue damkar dan duna unit damkar. Sedikitnya 13 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Personel yang dikerahkan ke lokasi sempat kesulitan melakukan pemadaman.
Sebab, tiner dan bahan bangunan seperti cat membuat api semakin berkobar. Sehingga, api dengan cepat melalap bangunan tersebut.
”Bahan material seperti tiner dan cat ikut terbakar sehingga membuat api cepat membesar,” ujarnya.
Ortis menduga kebakaran itu disebabkan puntung rokok yang dibuang sembarangan. ”Diduga disebabkan puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh karyawan toko,” tambahnya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran toko material tersebut. Sementara kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Sebab, mayoritas isi toko tersebut habis terbakar. ”Kami pastikan tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Insiden kebakaran ini menambah daftar kejadian yang terjadi selama bulan ini. Selama April, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan sudah menangani tiga kasus kebakaran. Terbaru toko material di Kecamatan Arosbaya tersebut.
”Terbaru, kebakaran yang terjadi kemarin di Arosbaya, sebuah toko material terbakar,” tukasnya. (za/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti