BANGKALAN, RadarMadura.id – Meski sudah menuntaskan studi di UTM, bukan berarti proses belajar juga berhenti.
Itulah pesan yang digaungkan Rektor UTM Prof Safi' di hadapan ratusan wisudawan kemarin (4/4). Dia menekankan pentingnya belajar yang tidak mengenal tempat dan waktu.
Dia mengajak agar para wisudawan senantiasa menjadi pribadi yang baik serta tidak sombong. Safi' menekankan kepada lulusan UTM agar terus meningkatkan kreativitas, mutu, dan daya saing.
”Lulusan UTM harus bermutu dan berdaya saing di mana pun berada,” ujarnya.
Dia juga menyinggung soal kondisi global saat ini. Geopolitik maupun geoekonomi dunia saat ini sedang tidak normal.
Hal itu akan berdampak pada semua negara, termasuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
”Kondisi global yang kini terjadi pasti berdampak kepada kita,” bebernya.
Prof Safi’ mencontohkan, kondisi geopolitik akan berdampak pada lapangan pekerjaan. Dia berpesan agar para wisudawan tidak putus harapan.
”Yang penting jangan pernah menyerah dan putus asa,” ajaknya.
Baca Juga: Era Baru Transportasi Hemat Energi, Motor Listrik 2026 di Indonesia Hadir Lebih Murah
Ada dua hal yang selalu Prof Safi' tekankan setiap momen wisuda. Pertama mengajak mahasiswa tidak menyerah, walaupun gagal harus terus bangkit.
Kedua, dia selalu mengajak mahasiswa tidak berhenti berbuat baik kepada siapa pun.
Lulusan UTM harus mencontoh Jack Ma, salah seorang pengusaha teknologi asal Tiongkok yang tidak pernah putus asa.
”Jangan pernah berhenti untuk berbuat baik, saya yakin kalian bisa meraih apa yang dicita-citakan,” tukasnya. (za/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti