BANGKALAN, RadarMadura.id – Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 mulai dilakukan.
Yakni melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang dilaksanakan di Pendopo Pratanu Selasa (31/3).
Forum yang melibatkan lintas sektor tersebut menjadi momentum strategis dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bangkalan. Yakni, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, tahapan perencanaan program kerja 2027 telah dilalui secara sistematis.
Kini yang menjadi tantangan utama adalah mengaktualisasikan rencana kerja menjadi program yang berdampak nyata kepada masyarakat.
”Fokus utama kita di 2027 masih pada pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan dasar. Ini adalah kewajiban pemerintah yang harus dituntaskan sebelum kita melangkah ke target yang lebih besar,” ujarnya.
Saat ini, kemantapan infrastruktur jalan di Kabupaten Bangkalan sekitar 50–60 persen.
Pihaknya menargetkan angka kemantapan jalan menjadi 80 persen dalam kurun waktu tiga tahun.
”Namun memang tantangannya tidak sederhana, karena keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, kolaborasi dan fokus menjadi kunci agar target tersebut bisa tercapai,” imbuhnya.
Hingga saat ini ketergantungan Kabupaten Bangkalan terhadap dana transfer pusat masih sangat tinggi. Oleh karena itu, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) harus dilakukan.
Orang nomor satu di Bangkalan itu juga mengajak seluruh stakeholder mewujudkan Kota Salak menjadi daerah ramah investasi.
Karena itu menjadi langkah strategis dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja.
”Iklim investasi harus kita perbaiki. Karena Bangkalan memiliki posisi strategis sebagai penopang Surabaya. Sehingga, peluang ini harus kita manfaatkan secara maksimal,” sambungnya.
Kepala Bapperida Bangkalan Wibagio Suharta mengutarakan, musrenbang merupakan tahapan krusial dalam penyusunan perencanaan pembangunan.
Sebab, tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi, tetapi juga untuk menyempurnakan rancangan RKPD 2027.
”Melalui musrenbang ini, kita menghimpun masukan untuk penyempurnaan rancangan RKPD, termasuk kerangka ekonomi daerah, arah kebijakan, prioritas pembangunan, hingga indikasi pendanaan dari berbagai sumber,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti