BANGKALAN, RadarMadura.id – Warga Kecamatan Socah digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang sudah membusuk pada Minggu (29/3) sekitar pukul 17.00.
Korban ditemukan di semak-semak Jalan Raya Socah, Bangkalan. Di dekat korban juga ditemukan sepeda motor Vario warna oranye dengan nomor polisi (nopol) M 5659 HC.
Korban kali pertama ditemukan oleh warga yang hendak memasang baliho di Jalan Raya Socah.
Diketahui, korban bernama Bisma Alberto Assegaf, warga Tajungan, Kecamatan Kamal. Polisi menduga dia meninggal karena menjadi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Baca Juga: Sepaket Kursi Susun Dianggarkan Ratusan Juta
Fadhurrosi, warga Kecamatan Socah membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.
Warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) terkejut mendengar kabar penemuan mayat tersebut. Sebab, kondisi mayat sudah membusuk di samping sepeda motornya.
”Kami digegerkan dengan kabar penemuan mayat di Embong Cangka, Jalan Raya Socah,” ujarnya.
Rosi mengutarakan, kondisi semak-semak di TKP cukup tinggi, sehingga jenazah korban tidak langsung ditemukan warga.
Dia mengaku belum tahu pasti penyebab kematian korban. Dia menduga, korban meninggal dunia dua atau tiga hari yang lalu karena kondisinya sudah membusuk.
”Kami belum tahu pasti penyebab kematiannya, sudah dipasrahkan ke aparat kepolisian,” tuturnya.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menyatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dia menduga Bisma merupakan korban laka lantas.
Jenazah dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
”Korban langsung dibawa ke RSUD untuk diperiksa lebih lanjut. Dugaan sementara korban laka lantas,” ungkapnya.
Agung menyampaikan, pihak keluarga meminta agar korban dipulangkan ke rumahnya di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal.
Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan tidak berkenan untuk dilakukan otopsi. ”Pihak keluarga tidak berkenan jenazah korban diotopsi,” tegasnya.
Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan Edy Suharto menyebut, korban mengalami cedera otak diduga karena mengalami kecelakaan.
Setelah diperiksa, ditemukan luka tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul. Dia memprediksi korban sudah meninggal tiga hari yang lalu.
”Banyak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul di tubuh korban,” pungkasnya. (za/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti