BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyikapi potensi krisis energi di tengah ketidakpastian global.
Yakni, dengan meminta aparatur sipil negera (ASN) menggunakan motor dalam beraktivitas.
Tujuannya, demi meminimalkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far saat apel sekaligus halalbihalal di lingkungan kantor pemkab kemarin (25/3).
Baca Juga: Dua Jam Tertahan di Jalan Raya Blega, Jalur Nasional Madura Rawan Macet saat Arus Balik
Fauzan menyatakan, perang antara Israel-Amerika Serikat versus Iran masih berkecamuk.
Konflik tersebut membawa dampak besar terhadap ketersediaan BBM di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Oleh sebab itu, pemerintah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan BBM. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan kendaraan, ujarnya.
Fauzan juga meminta abdi negara di lingkungan Pemkab Bangkalan lebih adaptif dengan situasi kondisi saat ini.
Sehingga, dampak konflik yang terjadi di timur tengah tak berimbas terhadap ketersediaan energi dalam negeri.
Mantan ketua KPU Bangkalan itu juga mewanti-wanti ASN untuk terus meningkatkan etos dan semangat kerja. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal, sambungnya.
Baca Juga: Polisi Sita Ratusan Mercon di Rumah Kosong
Orang nomor dua di Bangkalan itu menambahkan, ASN sejatinya pelayan masyarakat.
Maka, tidak ada alasan apa pun bagi abdi negara untuk tidak memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Mari terus ciptakan inovasi dan meningkatkan kolaborasi untuk menghadirkan layanan yang efektif dan efisien bagi masyarakat," katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri