BANGKALAN, RadarMadura.id – Nur Alif Hidayatulloh, warga Perumahan Graha Mentari, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, harus dilarikan ke rumah sakit, Rabu (18/3).
Remaja 14 tahun tersebut terkena ledakan mercon sekitar pukul 23.59.
Akibat kejadian yang dialami, tubuh Nur Alif mengalami luka-luka.
Bahkan, tangan kirinya terputus akibat ledakan black powder yang hendak dia ambil saat kejadian.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi menyatakan, peristiwa itu terjadi saat korban hendak mengambil plastik yang berisi black powder di tempat kejadian perkara (TKP).
Nahas, saat mendekati target, benda itu tiba-tiba meledak.
Anggotanya langsung ke TKP setelah menerima informasi tersebut. Kemudian segera mengevakuasi korban yang terkena ledakan mercon.
Selain itu, polisi juga melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit karena tangan kirinya putus," katanya.
Pasca ledakan mercon itu, tidak ditemukan serpihan kertas mercon rakitan.
Dia menduga ledakan itu memang diakibatkan black powder yang biasanya dijadikan bahan utama mercon rakitan.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat waspada dan menghindari pembuatan mercon rakitan sebab sangat membahayakan.
"Berdasarkan keterangan saksi, ledakan itu dipicu saat korban hendak mengambil bubuk mercon," katanya.
Moh. Zaky, warga setempat, mengaku saat kejadian memang mendengar bunyi ledakan yang cukup keras. Awalnya dia menduga ledakan itu hanya disebabkan penyulutan mercon biasa.
Namun beberapa menit kemudian, dia mendapatkan informasi bahwa ada remaja yang menjadi korban ledakan mercon. "Awalnya kami mengira itu hanya ledakan mercon biasa, ternyata memakan korban," ucapnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti