Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Di Akhir Ramadan Kue Lebaran Jadi Rebutan Pengunjung Bazar Takjil Ramadan

Amin Basiri • Jumat, 13 Maret 2026 | 08:06 WIB

SERING DICARI: Arimbi menyiapkan beberapa pesanan donat pelanggan di stan 72 Bazar Takjil Ramadan, Selasa (10/3).
SERING DICARI: Arimbi menyiapkan beberapa pesanan donat pelanggan di stan 72 Bazar Takjil Ramadan, Selasa (10/3).

 

BANGKALAN, RadarMadura.id– Suasana di Alun-Alun Bangkalan menjelang waktu berbuka semakin semarak dengan hadirnya Bazar Takjil Ramadan.

Deretan stan pedagang yang menjajakan berbagai menu makanan dan minuman dipadati pengunjung yang berburu takjil untuk buka puasa bersama keluarga.

Salah satu pedagang yang ikut meramaikan bazar tahun ini adalah Arimbi Haselia Putri. Tahun ini menjadi pengalaman pertamanya membuka stan di Bazar Takjil Ramadan.

Meski baru kali pertama, Arimbi cukup optimistis menawarkan berbagai menu kepada pengunjung.

Arimbi menghadirkan menu donat dengan dua varian, yakni donat biasa dan donat kentang. Donat biasa dijual dengan harga Rp 12 ribu per dus, sedangkan donat kentang dibanderol Rp 14 ribu per dus. Setiap dus berisi enam buah donat yang siap dinikmati sebagai camilan berbuka.

 Baca Juga: Bank Jatim Cabang Sumenep Gelar Bazar Murah Jaga Kestabilan Harga

Selain donat, Arimbi juga menjual aneka kue kering khas Lebaran yang dikemas dalam toples. Di antaranya nastar seharga Rp 60 ribu per toples, putri salju Rp 45 ribu, kastengel Rp 65 ribu, palm keju Rp 45 ribu, kue cokelat Rp 60 ribu, serta kue kacang Rp 40 ribu per toples.

Kehadiran kue Lebaran tersebut mulai menarik perhatian pengunjung yang ingin mempersiapkan camilan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Arimbi mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Bazar Takjil Ramadan karena menjadi kesempatan memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

Meski demikian, penghasilan yang diperoleh setiap hari masih belum menentu karena bergantung pada jumlah pembeli yang datang.

Sementara itu, pedagang lainnya, Lismawati Suwarman, turut meramaikan bazar dengan menjual jajanan gurih yang cukup diminati pengunjung.

Lismawati menawarkan beberapa menu seperti cireng potong, cireng pastel, dan cimol yang cocok dijadikan camilan saat buka puasa.

Lismawati sebenarnya sudah cukup lama berjualan takjil saat Ramadan, yakni sejak 2013. Namun, tahun ini menjadi kali pertama ia membuka stan secara resmi di Bazar Takjil Ramadan di Alun-Alun Bangkalan.

Untuk harga, jajanan yang dijual Lismawati dibanderol mulai Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per biji atau sekitar Rp 10 ribu per porsi.

Dengan harga terjangkau, dagangannya cukup diminati berbagai kalangan, terutama anak-anak dan remaja.

Dalam sehari, Lismawati mengaku paling sedikit dapat menjual sekitar 50 porsi, tapi kalau lagi ramai bisa mencapai 100 porsi.

Dari hasil penjualan tersebut, dia memperkirakan keuntungan sekitar 50 persen dari total omzet yang diperoleh setiap hari. (vin/han)

Editor : Amin Basiri
#ramadan #bangkalan #bazar takjil