BANGKALAN, RadarMadura.id – Kuota jemaah haji 2026 Kabupaten Bangkalan bertambah. Tahun lalu, jemaah haji asal Bangkalan yang diberangkatkan ke Tanah Suci 670 orang. Sementara tahun ini 834 jemaah.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan Arif Rochman menyatakan, penyiapan dokumen dan administrasi calon jemaah haji (CJH) 2026 telah rampung. Mulai dari visa haji, paspor, dan lain sebagainya.
”Untuk paspor sudah tidak di sini, tetapi di asrama haji semua,” ujarnya kemarin (4/3).
Dari ratusan jemaah yang dijadwalkan berangkat tahun ini, hanya dua orang yang mengajukan pembatalan. Yakni, sepasang suami istri (pasutri). Alasannya, meninggal dunia.
”Yang meninggal si suami, sehingga istrinya gagal mengajukan penundaan. Sementara untuk dialihkan ke anaknya sebagai pengganti, waktu tidak mencukupi. Jadi tetap harus berangkat tahun depan,” katanya.
Arif memaparkan, jemaah haji asal Bangkalan akan dipecah menjadi tiga kelompok terbang (kloter). Yakni, kloter 69 dan kloter 72.
Sementara 65 jemaah akan diberangkatkan dengan kloter gabungan. Yakni kloter 73, yang akan digabungkan bersama jemaah asal Pamekasan.
Pihaknya mengaku telah mewanti-wanti para jemaah haji agar menjaga kesehatannya. Sehingga, dapat menyambut musim haji 2026 dengan kondisi fisik yang prima. ”Kini jemaah haji tinggal menunggu penyerahan koper,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri