BANGKALAN, RadarMadura.id – Ambruknya plafon tiga ruang kelas SDN Kramat 1 Bangkalan disikapi pemerintah.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan berjanji akan segara memperbaiki prasarana pendidikan yang rusak tersebut.
Kabid Pembinaan SD Dispendik Bangkalan Ali Yusri Purwanto mengaku telah meninjau langsung SDN Kramat 1 yang dilaporkan mengalami kerusakan plafon.
Bahkan, melakukan asesmen terhadap fasilitas yang rusak.
”Kami akan mengakses anggaran yang ada untuk secepatnya memperbaiki kondisi ruang kelas tersebut,” ujarnya.
Dia mengeklaim, konstruksi bangunan dan atap tiga ruang kelas itu masih bagus dan masih layak untuk digunakan.
Salah satu faktor penyebab plafon itu runtuh karena sebagian besar kayu reng yang digunakan sebagai rangka plafon rusak dan dimakan rayap.
Bahkan, ada beberapa genting pecah, namun tidak segera diganti oleh pihak sekolah.
”Kami sudah sampaikan kepada pihak sekolah bahwasanya kerusakan besar ini tidak akan mungkin terjadi kalau tidak dimulai dari kerusakan yang kecil,” bebernya.
Yusri menuding, minimnya perhatian dari pihak sekolah membuat plafon tiga ruang kelas itu ambruk.
Menurutnya, semestinya pihak sekolah memperhatikan hal-hal kecil yang dampaknya sangat besar.
Perawatan sekolah tidak semestinya dipasrahkan seutuhnya kepada instansinya.
Tetapi, harus ada keterlibatan pihak sekolah untuk merawat dan menjaganya.
”Jika perbaikan ruang kelas dan satu ruang guru ini dibebankan ke BOS (bantuan operasional sekolah) terlalu besar, akan kami carikan anggaran lain,” katanya.
Kepala SDN Kramat 1 Sri Handayani menyampaikan, pasca plafon sekolahnya ambruk, siswa kelas I harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di musala.
Dia berharap kerusakan itu bisa segera mendapatkan perbaikan dari Dispendik Bangkalan.
”Semoga segera mendapatkan perbaikan, sementara kegiatan pembelajaran dilaksanakan di musala,” ucapnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti