Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Layanan dan Infrastruktur Berkembang Pesat, RSUD Syamrabu Juga Tertib Administrasi

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 28 Januari 2026 | 20:01 WIB
MEGAH: Warga berada di kawasan gedung parkir RSUD Syamrabu Bangkalan yang dibangun di tahun anggaran 2025.
MEGAH: Warga berada di kawasan gedung parkir RSUD Syamrabu Bangkalan yang dibangun di tahun anggaran 2025.

BANGKALAN, RadarMadura.id - RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan berkembang pesat.

Buktinya, banyak jenis layanan baru yang dihadirkan, di antaranya kateterisasi jantung.

Infrastruktur kesehatan di rumah sakit pelat merah itu juga kian memadai. Yakni, dengan dibangunnya gedung perawatan lima lantai pada 2024.

Lalu, di 2025, RSUD Syamrabu kembali membangun dua gedung baru. Yakni, gedung perawatan dan parkir.

Direktur RSUD Syamrabu Farhat Surya Ningrat memaparkan, penambahan jenis layanan dan infrastruktur dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebab, jumlah kunjungan meningkat signifikan.

"Mulai dari pasien rawat jalan, hingga rawat inap," ujarnya Rabu (28/1).

Pengembangan infrastruktur gedung yang dimulai pada 2024 itu telah disesuaikan dengan masterplan yang baru.

Penyusunan dokumen jangka panjang itu telah dilengkapi beberapa persyaratan.

Antara lain, analisis dampak lalu lintas (andalin) dan pertimbangan teknis (pertek) pemenuhan baku mutu limbah.

Kemudian, laporan perincian teknis penyimpanan limbah bahan bahaya beracun (B3).

"Dengan pembangunan yang terus berlanjut, maka tidak perlu lagi mengurus analisis dampak lingkungan (amdal), melainkan cukup dengan mengurus dokumen evaluasi lingkungan hidup (DELH)," terangnya.

Mantan ketua IDI Bangkalan itu menambahkan, pengurusan DELH telah dilakukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Sebab, pengawasan pengelolaan limbah rumah sakit terbesar di Bangkalan tersebut menjadi otoritas Pemprov Jatim.

"Kami juga intens melakukan komunikasi dengan pemprov perihal pengelolaan lingkungan, karena ini memang sudah menjadi perhatian di internal kami. Semua data-data yang dibutuhkan kami upload, karena sekarang sudah by system semua," katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#gedung perawatan #pengelolaan limbah #Penambahan jenis layanan #pengembangan infrastruktur #kateterisasi jantung #parkir #rsud syamrabu