Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPBD Bangkalan: Cuaca Ekstrem Diprediksi Berlangsung hingga Februari

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 18 Desember 2025 | 20:43 WIB

MENUTUPI JALAN: Warga membersihkan ranting pohon yang tumbang di Jalan Raya Keleyan, Kecamatan Socah, Jumat (5/10). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
MENUTUPI JALAN: Warga membersihkan ranting pohon yang tumbang di Jalan Raya Keleyan, Kecamatan Socah, Jumat (5/10). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
 

BANGKALAN, RadarMadura.id – Cuaca ekstrem kerap terjadi di Kabupaten Bangkalan. Warga diwanti-wanti meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Moh. Zainul Qomar memaparkan, sebagian besar daerah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengalami cuaca ekstrem. Tidak terkecuali Kabupaten Bangkalan.

”Kadang panas, tapi tiba-tiba mendung, juga hujan lebat disertai angin kencang dan petir,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan itu mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan. Utamanya warga yang sering beraktivitas di luar rumah saat hujan mengguyur.

”Karena cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung hingga Februari 2026,” tuturnya.

Terdapat beberapa potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem. Antara lain, banjir, longsor, dan angin puting beliung. Langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak terjadinya bencana alam telah dilakukan pemerintah.

”Kami intens berkoordinasi dengan TNI dan Polri,” imbuhnya.

Qomar menyatakan, pemerintah telah memetakan potensi terjadinya bencana alam di setiap wilayah di Kota Salak. Bencana alam banjir biasanya terjadi di Kecamatan Arosbaya dan Blega.

Sedangkan wilayah yang rentan terjadi longsor adalah Kecamatan Konang, Geger, Kokop, dan Galis. Sementara daerah yang rentan terjadi angin puyuh adalah Kecamatan Bangkalan, Burneh, dan Tragah.

”Kami imbau warga berhati-hati, karena bencana bisa datang tiba-tiba,” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#bencana alam #cuaca ekstrem #potensi #Februari 2026 #Kabupaten Bangkalan #bpbd