Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dewan Soroti Kinerja Diskop Umdag, Lantaran Realisasi PAD Rendah

Hera Marylia Damayanti • Senin, 15 Desember 2025 | 13:40 WIB
Ilustrasi PAD.
Ilustrasi PAD.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Komisi II DPRD Kabupaten Bangkalan menyoroti capaian target pendapatan asli daerah (PAD) pasar tradisional. Sebab, menjelang akhir tahun capaiannya masih jauh dari target.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bangkalan Khotib Marzuki menilai dinas koperasi usaha mikro dan perdagangan (diskop umdag) gagal mengelola potensi PAD pasar secara maksimal. Dia menyebut, alasan menurunnya retribusi pasar hanya alibi.

”Alasan pasar sepi dan potensi pendapatan menurun itu tidak rasional,” ujarnya.

Pihaknya memandang tidak ada persoalan signifikan dalam pengelolaan pasar tradisional. Aktivitas di semua pasar masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Perputaran perekonomian di pasar masih stabil,” katanya.

Jika target PAD Rp 6,7 miliar tidak terpenuhi, maka kinerja Diskop Umdag Bangkalan patut dipertanyakan. Bahkan, pihaknya menuding diskop umdag tidak becus dalam memaksimalkan pengelolaan pendapatan daerah.

 Kepala Diskop Umdag Moh. Rasuli menyatakan, capaian PAD dari pasar tradisional baru sekitar Rp 5,3 miliar. Pihaknya pesimistis target pendapatan yang dibebankan mampu terpenuhi seratus persen.

”Cukup berat untuk memenuhi sisa target karena banyak potensi PAD kita yang menurun, tapi kami akan berusaha keras,” paparnya.

Mantan sekretaris Dinkes Bangkalan itu beralasan, terdapat beberapa potensi pendapatan pasar tradisional yang menurun. Misalnya, aktivitas jual beli sapi di pasar hewan. Karena saat ini banyak pedagang yang menjual sapinya ke luar daerah.

Kemudian, banyak penjual pakaian di pasar yang gulung tikar karena kalah persaingan dengan banyaknya toko online. ”Banyak pedagang yang tutup karena sepi pembeli, banyak masyarakat belanja online,” tandasnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Potensi Pendapatan #pasar hewan #pasar tradisional #gulung tikar #menurun #pesimistis #pad #Diskop Umdag #toko online #penjual pakaian