BANGKALAN, RadarMadura.id – Akses Jalan Kinibalu di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, sudah normal Jumat (5/12). Kendati demikian, sengkarut lahan fasilitas umum itu belum terselesaikan.
Sekkab Bangkalan Ismet Effendi menyatakan, jalan lingkar itu sempat ditutup oleh warga yang mengaku pemilik lahan.
Aksi tersebut cukup mengganggu kepentingan publik. Sebab, akses jalan itu banyak dilalui berbagai kendaraan.
Utamanya bus pariwisata yang membawa peziarah ke Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil. Sehingga, tindakan yang dilakukan pemerintah adalah membuka kembali blokade jalan.
”Jalan ini menjadi akses utama masyarakat yang ingin berkunjung ke Makam Syaikhona Muhammad Kholil, jadi sangat dibutuhkan,” ucapnya.
Sementara Moh. Yasin Marsely yang mengaku sebagai pemilik lahan Jalan Kinibalu, tidak mempersoalkan langkah pemerintah yang membuka kembali fasilitas umum tersebut.
”Pemkab sudah benar karena surat pemberitahuan aksi selama empat hari, jadi wajar pemkab membersihkan,” ujarnya
Selama blokade jalan berlangsung sempat ada upaya mediasi dari Pemkab Bangkalan. Sayang, upaya itu tidak membuahkan hasil.
”Semestinya bupati dan ketua DPRD turun langsung karena menurut saya lebih kompeten, jangan mengandalkan bawahannya,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti