BANGKALAN, RadarMadura.id – Penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk Syaikhona Muhammad Kholil disambut penuh sukacita. Ribuan pasang mata menyaksikan tasyakuran yang digelar Kamis (20/11).
Kirab dilakukan dari halaman Pondok Pesantren Syaikhona Muhammad Kholil di Kelurahan Demangan, Kecamatan Kota Bangkalan. Lalu, berakhir di Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil di Desa Martajasah.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona Kholil sebagai bentuk penghormatan. Sebab, jasa-jasanya di masa pra-kemerdekaan sangat besar.
Syaikhona Muhammad Kholil dikenal sebagai ulama yang mampu melahirkan ulama besar. Salah satunya KH Hasyim Asy’ari yang merupakan pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Salah satu kontribusi nyata Syaikhona Muhammad Kholil terhadap Indonesia adalah seruan hubbul wathan minal iman. Kalimat tersebut dapat memantik semangat untuk melawan penjajah.
"Penghormatan negara kepada Syaikhona Muhammad Kholil diharapkan bisa menginspirasi generasi muda untuk terus meneladani perjuangan, keteguhan ilmu, dan ketokohan beliau," katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti