Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rehabilitasi Kantor Kecamatan Tanjungbumi Belum Tuntas, Pelaksana Ditengarai Pinjam Bendera

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 18 November 2025 | 16:09 WIB
REHABILITASI: Tukang sibuk bekerja di halaman Kecamatan Tanjungbumi, Sabtu (15/11). (JUPRI/JPRM)
REHABILITASI: Tukang sibuk bekerja di halaman Kecamatan Tanjungbumi, Sabtu (15/11). (JUPRI/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kantor Kecamatan Tanjungbumi direhabilitasi. Anggaran yang digelontorkan Rp 180 juta. Proyek itu digarap CV Raditya Karya Perdana.

Pengerjaan proyek dengan sistem penunjukan langsung (PL) tersebut ditengarai sarat permainan. Sebab, proyek itu diduga tidak digarap CV Raditya Karya Perdana, melainkan dikerjakan orang lain alias pinjam bendera.

Camat Tanjungbumi Imam Mahfud mengakui tempat kerjanya tengah direhabilitasi. Pengerjaan proyek itu tidak mengganggu proses pelayanan publik lembaganya. Sebab, layanan terhadap masyarakat dipindah ke depan kantor kecamatan.

Dia tidak menampik proyek dengan harga penawaran Rp 179 juta tersebut belum tuntas. Namun, pria yang juga sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) itu tidak tahu-menahu saat dikonfirmasi tentang deadline pengerjaan yang diberikan kepada pelaksana.

”Saya lupa (masa pengerjannya), belum melihat,” kelitnya Senin (17/11).

Imam mengeklaim progres pengerjaan proyek itu sudah 70 persen. Saat ini fokus terhadap pemasangan atap. Dia mengaku rutin berkoordinasi dengan pelaksana agar proyek itu segera tuntas. ”Yang (pelaksana) kerja orang Tanjungbumi juga,” ujarnya.

Rusli, suami Direktur CV Raditya Karya Perdana Ahmawati menyatakan, perusahaan yang dipimpin istrinya tersebut hanya dipinjam dalam pengerjaan proyek rehabilitasi kantor Kecamatan Tanjungbumi. Pelaksana sesungguhnya dalam proyek tersebut adalah pegawai di lingkungan Kecamatan Tanjungbumi.

”Bukan saya (yang kerja), tetapi pihak kecamatan. Cuma pinjam (bendera saja),” katanya.

Namun, mantan calon anggota legislatif itu mengaku tidak tahu detail tentang pegawai kecamatan yang cawe-cawe dalam pengerjaan proyek bersumber dari APBD. Sebab, pengelolaan CV Raditya Karya Perdana dilimpahkan ke saudaranya.

”Kalau yang penandatanganan kontrak sekitar satu minggu lalu,” katanya. (jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#rehabilitasi #kantor kecamatan #CV Raditya Karya Perdana #belum tuntas #proyek #direhabilitasi