Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Cetak Karcis Retribusi, Diskop Umdag Bangkalan Habiskan Ratusan Juta

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 4 November 2025 | 21:01 WIB
BERNILAI EKONOMIS: Seorang perempuan menunjukkan karcis parkir di Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Senin (3/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
BERNILAI EKONOMIS: Seorang perempuan menunjukkan karcis parkir di Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan Senin (3/11). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Anggaran pengadaan karcis retribusi yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan tidak sedikit. Buktinya, menghabiskan anggaran hingga ratusan juta.

Berdasarkan data yang diperoleh koran ini, anggaran cetak karcis tersebut dicairkan untuk dua item kegiatan. Pertama pada bulan Mei senilai Rp 80 juta dan September Rp 100 juta. Dengan demikian, total anggaran cetak karcis tahun ini mencapai Rp 180 juta.

Kabid Perdagangan Diskop Umdag Bangkalan Resa Alafatahillah mengatakan, karcis tersebut nantinya diperuntukkan untuk los di 29 pasar. Juga untuk pengguna layanan jasa parkir di pasar.

”Namun tidak semua pasar dipungut retribusi parkir, disesuaikan dengan kondisi,” ujarnya.

Dijelaskan, anggaran belanja karcis tahun ini besar karena institusinya melakukan pengajuan tambahan di Perubahan Anggaran (PAK). Sebab, potensi penarikan retribusi tahun ini bertambah. ”Yakni retribusi untuk pedagang kaki lima atau pelaku UMKM,” ucapnya.

Menurutnya, realisasi retribusi sampai Oktober belum mencapai 80 persen dari target Rp 7,1 miliar atau kurang Rp 2 miliar. Salah satu penyebab rendahnya capaian itu karena keberadaan pasar modern terus bertambah.

”Ke depan, kami akan menggelar sejumlah event di pasar untuk menarik minat pengunjung,” paparnya.

Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Khotib Marzuki mengingatkan, tingginya belanja cetak karcis harus diimbangi dengan capaian PAD yang optimal. Sehingga, bisa menopang pendapatan daerah.

”Jangan sampai biaya cetak karcis fantastis tapi dari segi pendapatan stagnan,” tandasnya. (ay/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#ratusan juta #Diskop Umdag Bangkalan #karcis retribusi #komisi ii #anggaran cetak karcis