Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dua Pria Diduga Keluarkan Senpi dan Sajam saat Karapan Sapi Piala Bupati Bangkalan, Diduga akibat Salah Paham

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 23 September 2025 | 14:41 WIB
SALAH PAHAM: Dua kubu terlibat cekcok terekam dalam video amatir berdurasi satu menit.
SALAH PAHAM: Dua kubu terlibat cekcok terekam dalam video amatir berdurasi satu menit.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Karapan sapi Piala Bupati Bangkalan 2025 yang digelar di Stadion Karapan Sapi (Skep) RP Moch. Noer, Minggu (21/9) diwarnai ketegangan. Peristiwa itu terekam dalam video amatir berdurasi satu menit.

Insiden ini terjadi diduga karena dua kubu pendukung karapan terlibat cekcok. Bahkan, ada yang mengeluarkan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi). Kejadian tersebut terekam jelas dalam video yang tersebar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat puluhan orang memasuki arena balap sapi. Tidak lama setelahnya, seorang pria berbaju hijau terlihat mengeluarkan senjata tajam. Kemudian diikuti pria berbaju putih di belakangnya yang mengeluarkan senjata api dari balik bajunya.

Situasi memanas hingga mobil ambulans masuk ke dalam arena. Sejumlah orang kemudian memapah seorang pria berbaju hitam yang tampaknya mengalami cedera. Ambulans pun bergegas keluar dari arena untuk memberikan pertolongan pertama.

Kabid Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominant menyebut peristiwa di garis start itu akibat kesalahpahaman antara dua kubu. Ketegangan terjadi kurang lebih dua menit.

”Kami sudah koordinasi dengan aparat. Hal-hal seperti itu, gesekan di lapangan, biasa terjadi di kegiatan seperti ini. Dan, sudah terkendali semua,” kata Gemma Senin (22/9).

Sementara itu, berkenaan dengan ambulans yang masuk ke arena pacu karapan tidak berkaitan dengan kericuhan tersebut. Tim medis bertugas untuk memberikan pertolongan terhadap salah satu pendukung karapan yang mengalami cedera akibat terinjak sapi.

Dia mengeklaim pelaksanaan karapan sapi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bangkalan ini berjalan lancar dan terkendali. ”Itu (ambulans, Red) bukan karena ada yang kena sajam atau apa, itu karena ada salah satu orang kena injak sapi,” tegasnya.

Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sejak karapan dibuka pada pukul 10.00 suasana pertandingan berjalan lancar tanpa ada insiden apa pun. Namun, peristiwa itu terjadi setelah wartawan koran ini pulang sekitar pukul 11.30.

Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama membenarkan adanya ketegangan yang sempat terjadi dalam gelaran karapan sapi Piala Bupati Bangkalan 2025. Namun, berkenaan pasien yang dibawa ambulans bukanlah korban karena cekcok.

”Apakah benar itu senpi atau lain sebagainya, masih kami dalami,” tuturnya. (lil/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pendukung #ambulans #video amatir #senpi #karapan sapi #sajam #terinjak sapi #terlibat cekcok