Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jelang Piala Presiden, Fasilitas Lapangan Karapan Sapi di Skep RP Moch. Noer Belum Memadai

Hendriyanto • Senin, 22 September 2025 | 16:47 WIB

TERBATAS: Penonton karapan sapi Piala Bupati Bangkalan 2025 memadati sekitar tribun RP Moch. Noer, Minggu (21/9).
TERBATAS: Penonton karapan sapi Piala Bupati Bangkalan 2025 memadati sekitar tribun RP Moch. Noer, Minggu (21/9).

BANGKALAN, RadarMadura.id - Stadion Karapan Sapi (Skep) RP Moch. Noer Bangkalan belum sepenuhnya memadai. Indikasinya, tribun penonton lapangan karapan yang berlokasi di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota Bangkalan tersebut sangat terbatas.

Sementara masyarakat yang biasanya menyaksikan langsung setiap pergelaran karapan mencapai ribuan. Tidak sedikit warga harus menonton karapan dengan duduk di atas pagar stadion. Hal tersebut sangat membahayakan terhadap pengunjung.

Kapasitas tribun, kanan dan kiri kurang lebih 180 kursi, dan di depan untuk VIP sekitar 25, itu sangat tidak memungkinkan dan sangat kurang untuk penonton karapan sapi," ujar Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominant, Minggu (21/9).

Oleh sebab itu, Hendra menilai sudah waktunya ada penambahan tribun di Skep Moch. Noer. Sehingga dapat menambah kenyamanan bagi masyarakat saat menyaksikan tontonan budaya tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menentukan berapa nilai estimasi anggaran yang dibutuhkan.

Baca Juga: Disporapar Pamekasan Lestarikan Budaya Karapan Sapi

"Nanti kami coba komunikasi dan koordinasi dengan yang ahlinya. Jadi kami memang memberikan rekomendasi terlebih dahulu bahwa sudah waktunya di Skep ini ada penambahan kapasitas dan fasilitas lainnya," tegasnya.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengakui terbatasnya fasilitas yang ada di lapangan karapan sapi kebanggaan masyarakat Kota Salak tersebut. Namun, untuk penambahan fasilitas pendukung, seperti tribun, harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Tetapi, jika memungkinkan penambahan fasilitas tersebut akan dilakukan secara bertahap. Kami berkomitmen untuk senantiasa melestarikan budaya karapan sapi. Salah satunya untuk penyediaan fasilitas yang lebih baik ke depan," pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Hendriyanto
#bangkalan #piala presiden #bupati #karapan sapi