BANGKALAN, RadarMadura.id – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat (SR) belum bisa dimulai hari ini. Sebab, Launching lembaga itu diundur. Awalnya, SR akan di-Launching Senin (1/9). Tetapi, akhirnya diundur Selasa (9/9).
Namun, jadwal kedua itu kembali ditunda Senin (15/9). Dan, lagi-lagi ditunda. ”Belum (bisa di-Launching hari ini, Red),” ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Bangkalan Mohammad Aminullah Minggu (14/9).
Menurut Amin, peresmian Sekolah Rakyat tahap satu C akan dilakukan secara serentak di 55 titik di seluruh Indonesia. Launching rencananya akan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Sehingga, masih menunggu kesiapan SR di daerah lain.
”Kami juga menunggu jadwal dari Bapak Presiden. Untuk Bangkalan, insyaallah sudah siap,” tegasnya.
Kepala Sekolah Rakyat Lailatul Munawaroh memastikan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) akan digelar akhir bulan ini. Namun untuk jadwalnya belum ditetapkan. Namun untuk jadwal pastinya belum ditetapkan. Pihaknya juga menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
”Kalau waktu MPLS itu dua minggu. Tidak mungkin bisa mendatangkan anak-anak ke SR jika belum siap. Kasihan juga anak-anak,” kata Lailatul Munawaroh.
Dia juga menyampaikan bahwa keberadaan guru agama di SR Bangkalan belum tersedia. Pihaknya mengeklaim sudah melaporkan kekosongan guru agama tersebut ke Kemensos dan sudah ditindaklanjuti.
”SR bisa jalan jika sarpras, SDM, dan semua faktor pendukung sudah siap. Karena ini urusannya melayani rakyat, terutama anak-anak,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti