BANGKALAN, RadarMadura.id -- Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Bangkalan pada Rabu, 3 September 2025 sekira pukul 06.00 WIB.
Kecelakaan itu dialami oleh Truk tronton Hino nopol W 9133 UJ yang dikemudikan R (45) warga Dusun Tengah 2, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.
Kejadian itu bermula ketika truk tronton Hino bermuatan garam itu melaju dari arah timur dari Pamekasan ke arah barat menuju Surabaya.
Sesampainya di TKP, kendaraan itu tidak kuat menanjak hingga akhirnya mundur lalu mengalami kecelakaan tunggal.
Akibat dari kecelakaan itu, kendaraan truk Hino tronton mundur dan menabrak sebuah pagar pemakaman umum hingga roboh serta kabel PLN hingga terputus.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Pamekasan Optimalkan Telekolekting, Peserta JKN Diingatkan Bayar Iuran Tepat Waktu
Truk bermuatan garam itu diduga melebihi batas muatan dan tidak kuat menanjak kemudian mundur hingga akhirnya mengalami kecelakaan lalulintas.
Kasi Humas Polres Bangkalan, IPTU Risna Wijayati membenarkan kejadian itu.
Risna mengatakan bahwa kejadian itu murni kecelakaan tunggal dan tidak ada korban jiwa.
"Untuk sekarang kendaran masih disana dan masih proses evakuasi," ujar Risna, Rabu (3/9/2025).
Seperti diketahui, untuk kejadian ini memang murni kecelakaan tunggal, tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian materil saja.
Baca Juga: CASA Tumbuh 10,6 Persen, BRI Ungkap Strategi Efisiensi Dana dan Profitabilitas
"Jika nanti bisa diselesaikan di Polsek galis silahkan, tidak apa-apa," paparnya.
Risna juga mengatakan bahwa kendaraan itu tidak di derek, muatan garamnya dipindahkan ke truk lain.
"Untuk kendaraannya insyallah masih disana dan untuk personel kita ada 4 dari Satlantas Polres Bangkalan dan 2 dari Polsek Galis untuk mengatur lalulintas di TKP," terangnya.
Risna mengimbau untuk pengemudi truk muatan agar selalu berhati-hati dalam berkendara dan tetap memperhatikan barang muatannya.
"Untuk semua pengemudi truk yang mengangkut garam agar selalu memperhatikan keselamatan," terangnya.
Baca Juga: DPUPR Pamekasan Janji Bongkar Proyek Drainase jika Tak Sesuai
Risna juga meminta agar kendaraan yang mengangkut garam menjaga tumpahan air garam agar tidak berceceran di jalan. Jika warga melihat terjadi tumpahan air garam di jalan diminta segera memberitahu polisi.
"Ingat, Keselamatan di Jalan adalah Tanggung Jawab Bersama," Pungkasnya. (c1/dry)
Editor : Hendriyanto