BANGKALAN, RadarMadura.id – Gemuruh riuh terdengar dari dalam Gedung Pertemuan RP Moch. Noer Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Ribuan mahasiswa bersorak gembira dalam pelaksanaan rapat senat terbuka wisuda XXXIX program magister, sarjana, dan diploma yang digelar Sabtu (23/8)-Minggu (24/8).
Sebanyak 1.981 mahasiswa yang diwisuda dalam rapat senat senat terbuka yang dibagi dua sesi tersebut. Sesi pertama diikuti sebanyak 987 wisudawan dan wisudawati. Sedangkan sesi kedua diikuti 994 mahasiswa.
Rektor UTM Prof Dr Safi mengaku bersyukur prosesi wisuda berjalan lancar dan khidmat. Pihaknya berharap mahasiswa yang diwisuda dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuannya. Juga, bisa membawa kebahagiaan, kesuksesan, serta bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Lulusan UTM harus mengaktualisasikan pengetahuan dan pengalaman yang didapat di kampus di mana pun mereka berada. Baik di dunia kerja maupun di lingkungan masyarakat. Sehingga, ilmu yang didapat bermanfaat.
”Di mana pun berada, ilmu dan pengalaman yang sudah didapatkan dari UTM harus diimplementasikan,” ujarnya.
Tantangan yang akan dihadapi mahasiswa yang baru lulus cukup berat. Oleh sebab itu, dia berpesan agar lulusan UTM tidak mudah menyerah dan harus terus semangat untuk bangkit agar cita-citanya tercapai.
”Never give up dan jangan berhenti untuk terus belajar. Belajar dari diri sendiri ataupun orang lain, belajar dari kegagalan diri sendiri maupun dari kesuksean orang lain,” imbuhnya.
Mantan dekan Fakultas Hukum (FH) UTM itu juga berpesan agar wisudawan dan wisudawati bisa menerapkan nilai-nilai yang dikenalkan Bapak Pendidikan, yaitu Ki Hadjar Dewantara. Yaitu, ing ngarsa sung tulada, ing madya mangunkarsa, tut wuri handayani.
”Lulusan UTM merupakan representasi kampus di masyarakat, perilaku saudara akan menjadi cerminan kampus ini,” sambungnya.
Pakar hukum tata negara itu juga meminta mahasiswa yang sudah lulus untuk terus menjaga nama baik almamater, dengan selalu berpikir, berkata, dan berbuat baik setelah terjun di masyarakat. Serta, bisa mengamalkan ilmu sesuai profesi masing-masing.
”Kami harap lulusan UTM bisa mengamalkan ilmu sesuai dengan profesinya secara lebih bertanggung jawab dan berkualitas,” harapnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti