BANGKALAN, RadarMadura.id– Program makanan gratis bagi masyarakat lansia dan disabilitas tunggal belum direalisasikan di Kabupaten Bangkalan. Sebab, pemerintah daerah tidak mengusulkan program tersebur kepada pemerintah pusat.
Padahal program yang melekat di Kementerian Sosial (Kemensos) itu sudah diluncurkan sejak 2022 silam.
”Sampai saat ini belum ada (program makan gratis untuk lansia dan disabilitas). Yang dari pusat berupa PKH dan BNPT,” kata Kepala Dinsos Bangkalan Wibagio Suharta.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim berjanji akan mengusahakan untuk segera mengusulkan bantuan tersebut ke pemerintah pusat. Dia akan menyiapkan segala persyaratannya dulu.
”Tahun ini akan diupayakan. Sasarannya nanti mengacu ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebab, itu syarat untuk mengajukan program ke kemensos,” tegas Bupati Lukman.
Sebelumnya, Koordinator PKH Wilayah VI Jawa Timur Hanafi menyebutkan, realisasi program makan gratis bagi lansia dan disabilitas ini bergantung pada usulan pemerintah daerah. Kemensos tidak menentukan wilayah sasaran.
”Yang penting bisa difasilitas penyedia makanannya dan disiapkan penerimananya,” ungkapnya.
Dijelaskan, program tersebut merupakan bagian dari jaminan dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
"Setiap penerima mendapatkan bantuan makanan gratis dua kali sehari senilai Rp 30 ribu," pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri