BANGKALAN, RadarMadura.id – UPTD SMPN 1 Bangkalan turut meramaikan lomba karnaval dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan RI. Tema yang diusung Bangkalan Baktona Onggha.
Lomba karnaval yang disaksikan ratusan pasang mata itu menjadi ajang promosi untuk mengenalkan dua program pendidikan. Yakni, boarding class dan Sekolah Rakyat (SR)
Kepala UPTD SMPN 1 Bangkalan Hermanto mengaku bangga atas penampilan peserta didiknya dalam lomba karnaval yang disaksikan ratusan pasang mata tersebut. Pihaknya optimistis lembaga yang dipimpin mampu mempertahankan gelar juara satu yang diperoleh dua kali berturut-turut.
"Dengan penampilan yang mengesankan, kami yakin bisa menjadi juara satu untuk yang ketiga kalinya," ujarnya.
Boarding class merupakan salah satu program pendidikan yang diterapkan di UPTD SMPN 1 Bangkalan. Program sekolah berasrama itu dapat membentuk kedisiplinan dan kemandirian siswa.
Boarding class juga dapat meningkatkan fokus belajar, pembinaan karakter, dan menjadi sarana pengembangan soft skill bagi para peserta didik. Dengan pembelajaran yang holistik, boarding class diterapkan dengan menyeimbangkan pendidikan formal dan informal.
"Selain memperkuat pengetahuan sains, siswa juga dibekali dengan pemahaman keagamaan yang kuat," ujarnya.
Sementara Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah dalam rangka peningkatan akses pendidikan. Kemudian, untuk mengurangi angka putus sekolah, penguatan nilai-nilai sosial, dan mengembangkan kreativitas dan potensi anak.
"Boarding class dan Sekolah Rakyat termasuk program bupati dan wakil bupati dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM) Bangkalan," imbuhnya.
Hermanto menambahkan, penerapan boarding class di lembaganya berkat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Program itu diharapkan bisa meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Bangkalan. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti