BANGKALAN, RadarMadura.id – Puluhan desa di Kabupaten Bangkalan mulai mengusulkan proposal pencairan dana desa (DD) tahap dua ke Dinas Pemberdayaan Msyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan.
DPRD Bangkalan meminta agar anggaran tersebut digunakan dengan bijak. Apalagi saat ini daerah sedang efisiensi.
Plt Kepala DPMD Bangkalan Ismet Effendi menyampaikan, pencairan DD tahap dua bisa diajukan.
Instansinya sudah menerima beberapa proposal pengajuan pencairan DD tahap dua dari sejumlah desa.
Proposal pencairan segera ditindaklanjuti agar segera dimanfaatkan untuk pembangunan desa.
”Kalau tidak salah ada puluhan desa yang sudah mengajukan proposal pencairan ke kami,” tuturnya.
Dia melanjutkan, pencairan DD tahap dua berlangsung sejak akhir Juni. Sebagian besar desa mulai mengurus persyaratan pencairan. Namun yang menyetor berkas hanya beberapa desa.
”Sejak Juni lalu sudah mulai pencairan tapi untuk di bangkalan baru beberapa desa,” paparnya.
DD yang dicairkan tahap dua sebesar 40 persen dari total anggaran yang diterima desa.
Dana tersebut bisa dikelola untuk pembangunan atau penyertaan modal ke badan usaha milik desa (BUMDes), paling sedikit 20 persen atau lebih.
”Tapi bisa juga digunakan semua, 40 persen untuk penyertaan modal di BUMDes,” tutur Ismet.
Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhurrosi berharap pemerintah desa bijak dalam menggunakan DD. Terutama DD yang untuk penyertaan modal BUMDes, sehingga usaha yang diproyeksikan untuk ketahanan pangan itu bisa beroperasi.
”Semoga tahun ini BUMDes di semua desa sudah beroperasi dan benar-benar dikelola dengan baik,” harapnya. (za/bil)
Editor : Hendriyanto