BANGKALAN, RadarMadura.id – Jamaah haji bersiap menyambut puncak ibadah haji 2025. Yakni dengan menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Almuzna). Penyelenggaraan kegiatan itu tidak lagi berdasarkan kelompok terbang (kloter).
”Ada manifest terbaru dari syarikah, istilahnya kafilah,” ujar Ketua Kloter SUB 30 Bangkalan, Adnan, kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM), kemarin.
Pihaknya bersyukur jamaah haji Bangkalan kloter 30 masih dalam satu kelompok. Lalu juga ada sebagian dari SUB 29 yang juga sama-sama dari Bangkalan serta delapan orang dari SUB 3 dari kabupaten lain.
”Alhamdulillah semuanya ada dalam satu hotel, itu akan memudahkan sekali dalam proses pergeseran dari Makkah ke Arafah,” terangnya.
Adnan menyatakan, para jamaah haji dari Bangkalan dalam kondisi sehat dan siap untuk kegiatan di almuzna.
Mulai dari Senin (2/6) - Selasa (3/6) para jamaah antre untuk menjalani pemeriksaan kesehatannya.
”Dengan persiapannya sudah yang matang, calon jamaah haji dari Bangkalan siap melaksanakan puncak ibadah haji dengan lancar. Mohon do’anya,” ungkapnya.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bangkalan Arif Rochman menyatakan, pihaknya terus memantau kondisi para jamaah sejak pemberangkatan.
Yakni dengan rutin memantau grup WhatApps yang berisi para ketua kloter dan petugas haji.
”Di situ mereka mengupdate kondisi para jamaah.
Informasi terakhir, para jamaah mengambil bekal untuk menuju Armuzna,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri