BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengalokasikan dana jumbo untuk peningkatan infrastruktur. Nilainya mencapai Rp 90 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Achmad Hafid menyatakan, penyesuaian APBD pasca adanya kebijakan efisiensi anggaran sudah tuntas.
Kini, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangkalan sudah bisa merealisasikan kegiatannya.
”Pembahasan (penyesuaian APBD) di tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) selesai pada akhir April lalu. Saat ini tinggal menunggu penetapannya saja,” ujarnya.
Selama penyusunan perubahan APBD berlangsung, TAPD harus putar otak untuk mengakomodasi program prioritas bupati dan wakil bupati Bangkalan yang baru dilantik, Kamis (20/2).
Caranya, memangkas anggaran di semua OPD di tengah keterbatasan fiskal.
Hafid memaparkan, ada beberapa program yang menjadi prioritas bupati dan wakil bupati di tahun anggaran 2025.
Yakni, peningkatan infrastruktur, jalan kabupaten, pemeliharaan jalan, penanganan sampah, dan pembangunan sistem penyedia air minum (SPAM).
”Menjadi tanggung jawab bersama TAPD membuat APBD aman dan program prioritas bisa ter-cover di dalamnya,” paparnya.
Pagu yang disiapkan untuk mendanai beberapa program prioritas tersebut mencapai Rp 90 miliar.
”Dana tersebut termasuk dalam pembangunan jalan, SPAM, jembatan, dan pemeliharaan jalan seperti tambal sulam,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyampikan, peningkatan infrastruktur jalan kebutuhan masyarakat.
Sebab, masih banyak ruas kabupaten yang kondisinya rusak parah.
Dengan begitu, membutuhkan perbaikan demi mendukung mobilitas masyarakat. Selain itu, untuk peningkatan ekonomi.
”Seperti ruas jalan Arosbaya–Geger yang juga menjadi akses bupati kalau pulang. Selain itu, masih banyak ruas jalan yang perlu diperbaiki,” katanya. (din/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta