BANGKALAN, RadarMadura.id – Proses rekrutmen pengawas sekolah di Bangkalan memasuki tahap akhir. Sepuluh calon pengawas dinyatakan memenuhi persyaratan.
Dinas pendidikan (dispendik) menyebutkan, pengangkatan pengawas tinggal menunggu rekomendasi pusat.
Kasi Pembinaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) SD Dispendik Bangkalan Amir Mahmud menyampaikan, sumber daya manusia (SDM) yang dicanangkan menjadi pengawas baru lima belas orang.
Namun, yang memenuhi persyaratan hanya sepuluh orang. ”Sudah ada sepuluh yang mendapat rekomendasi oleh tim pertimbangan,” paparnya.
Sebelumnya, dispendik memberi undangan kepada guru yang memiliki sertifikat uji kompetensi (ukom) pengawas sekolah. Namun, hanya sepuluh orang yang menyetorkan berkas. Sedangkan lima orang belum siap dan memilih menjadi kepala sekolah.
Sepuluh calon pengawas sekolah itu sudah mendapat persetujuan tim pertimbangan. Nama mereka juga disetorkan ke kementerian untuk mendapatkan surat rekomendasi.
”Nama calon pengawas sekolah diunggah melalui fitur kepala sekolah dan pengawas sekolah (KSPS) serta menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen),” kata Amir.
Dia menjelaskan, pengangkatan calon pengawas melalui SK bupati, tetapi harus mendapat rekomemndasi dari kementerian.
Saat ini menunggu rekomendasi dari kementerian melalui Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPS Tendik).
Calon pengawas tersebut akan dipetakan ke semua jenjang pendidikan di bawah naungan Dispendik Bangkalan.
Jumlah pengawas di Bangkalan saat ini sangat terbatas. Sementara lembaga pendidikan di bawah naungan dispendik mencapai ribuan.
Perinciannya, 567 TK, 680 SD, dan 265 SMP. ”Jumlah (pengawas) yang tersisa saat ini tinggal 15 orang,” sambungnya.
Belasan pengawas itu yang dibagi ke setiap jenjang pendidikan. Perinciannya, dua pengawas taman kanak-kanak (TK), empat SMP, dan sembilan untuk jenjang SD. ”Idealnya, satu pengawas membina 10 lembaga pendidikan,” jelasnya. (din/luq)
Editor : Achmad Andrian F