BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemkab Bangkalan berencana menambah rute baru dalam pengoperasian bus Trans Bangkalan.
Rencana tersebut harus diurungkan setelah adanya efisiensi anggaran. Bahkan, transportasi publik tersebut harus dikandangkan sementara waktu.
Kepala Dishub Bangkalan Akhmad Roniyun Hamid mengakui sempat mewacanakan penambahan rute baru Trans Bangkalan.
Itu berdasarkan hasil evaluasi pengoperasian Trans Bangkalan dalam beberapa bulan terakhir. Apalagi, peminatnya kini masih sangat minim.
”Namun, untuk realisasinya masih menunggu anggaran. Kemungkinan besar tidak bisa kita paksakan tahun ini,” jelasnya Rabu (16/4).
Adanya efisiensi anggaran membuat bus Trans Bangkalan terpaksa harus dikandangkan sementara waktu.
Sebab, instansinya tidak memiliki anggaran untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Kemungkinan baru bisa dioperasikan pada 2026 mendatang.
Jumlah bus yang digunakan untuk Trans Bangkalan lebih dari lima unit. Sebagian fasilitas yang dibeli menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tersebut seharusnya dilelang.
Sebab, pengoperasiannya membutuhkan paling banyak dua armada bus.
”Saya sepakat kalau bus yang jarang digunakan ini dilelang agar bisa menjadi kas daerah,” imbuhnya.
Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Fadhurrosi mengatakan, pengoperasian bus Trans Bangkalan belum maksimal.
Buktinya, tidak banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan transportasi publik tersebut.
”Jika tak maksimal, sebaiknya dilelang saja, sisakan satu atau dua bus saja untuk Trans Bangkalan,” sarannya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia