BANGKALAN, RadarMadura.id – Tiga pasar tumpah di ruas jalan nasional di Bangkalan rawan menyebabkan kemacetan saat momen mudik Hari Raya Idul Fitri. Yakni, Pasar Patemon, Galis, dan Blega.
Kasi Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Syaiful Rohman menyatakan, kemacetan berpotensi kembali terjadi di tiga pasar tumpah.
Penyebabnya, banyak pedagang di pasar tumpah yang tidak tertib berjualan dan mengakibatkan kemacetan.
”Tidak dapat dimungkiri di tiga lokasi itu akan terjadi kemacetan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Namun, tim gabungan sudah mulai menyiapkan opsi untuk meminimalkan risiko kemacetan. Salah satunya dengan melakukan pengalihan arus lalu intas.
Meskipun tidak semuanya tersedia jalan alternatif untuk mengurai kepadatan di ruas jalan utama. Seperti yang biasa dilakukan di wilayah Pasar Tanah Merah.
”Kami masih kesulitan melakukan pengalihan arus lalu lintas di Pasar Galis, Patemon, dan Blega sehingga opsi yang akan kami berlakukan yaitu menerapkan sistem buka-tutup,” katanya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepala Pasar Blega, Galis, dan Patemon untuk mengalihkan parkir kendaraan ke dalam pasar.
Juga tidak ada lagi kendaraan roda dua maupun empat yang diparkir di bahu jalan.
Selain di tiga lokasi itu, Dishub Bangkalan mengantispasi terjadinya kemacetan di beberapa titik di wilayah kota seperti di Jalan Panglima Sudirman.
”Itu menyebabkan kemacetan, belum lagi pedagang semakin tidak teratur berjualan dan terlalu mepet ke jalan raya,” ucapnya. (za/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia