BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengalokasikan anggaran pengadaan alat mesin pertanian (alsintan). Nilainya mencapai Rp 1,8 miliar.
Namun, anggaran yang melekat di Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan itu belum dibelanjakan.
Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian DP2KP Bangkalan C. Hendry Kusuma Karyadinata menyatakan, pengadaan alsintan dilakukan setiap tahun. Sedangkan saat ini masih tahap verifikasi.
”Kami juga masih menunggu proses efisiensi untuk membelanjakan,” terangnya.
Anggaran pengadaan alsintan tahun anggaran 2025 diproyeksikan untuk pembelian 59 unit hand tractor.
Namun, hingga saat ini tidak semuanya bisa diproses untuk verifikasi calon penerima.
”Yang sudah kami verifikasi hanya untuk anggaran Rp 1,3 miliar,” terangnya.
Program hand tractor yang melekat di DP2KP Bangkalan berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Bangkalan.
Sementara yang sudah masuk tahap verifikasi yaitu 47 kelompok pertanian (poktan).
Sedangkan untuk proses verifikasi calon penerima selanjutnya, pihaknya masih menunggu hasil dari efisiensi anggaran.
”Untuk 12 penerima, kami juga masih menunggu keputusan efisiensi,” ungkapnya.
Anggota Komisi II DPRD Bangkalan Abdul Aziz menyatakan, anggaran dan program pemerintah tahun anggaran masih dalam proses review.
Semua kegiatan nantinya akan diumumkan langsung oleh tim TAPD.
”Kami berharap nantinya hand tractor bisa dimanfaatkan dengan tepat dan realisasinya tepat sasaran,” pungkasnya. (din/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta