KOTA, RadarMadura.id – Penghargaan MA 2024 di bidang infrastruktur tidak hanya diberikan pada DPUPR Bangkalan.
Namun, juga diserahkan kepada tiga pengusaha jasa konstruksi yang paling tertib administrasi. Yakni, PT Suramadu Konstruksi, CV Arassah, dan PT Pesona Sakti Indonesia.
Kepala DPUPR Bangkalan Rizal Mardiansyah menyatakan, penghargaan yang diberikan kepada kontraktor tersebut sangat positif karena bisa menjadi motivasi bagi pelaku jasa konstruksi lainnya untuk lebih taat administrasi.
”Ke depan yang akan menjadi tuntutan mutlak di dunia konstruksi adalah ketertiban administrasi,” imbuhnya.
DPUPR juga berstatus sebagai pembina jasa konstruksi di Kabupaten Bangkalan.
Dengan begitu, tidak akan ada lagi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), inspektorat, maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Direktur PT Suramadu Konstruksi Suparman Rosyidi menyatakan, pengusaha konstruksi merupakan mitra pemerintah yang berkolaborasi dalam percepatan pembangunan. Termasuk dalam peningkatan infrastruktur jalan.
Pengusaha jasa konstruksi tidak boleh berpikir tentang keuntungan semata. Namun, harus bisa malaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
Salah satunya tertib administrasi dalam setiap pengerjaan proyek yang menjadi tanggung jawabnya.
”Ketertiban administrasi sangat penting karena menjadi bukti akuntabilitas dari setiap kegiatan pemerintah yang dilaksanakan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur CV Arassah Suphan Evendy menyatakan, profesionalitas pengusaha jasa konstruksi tidak hanya mampu mengerjakan kegiatan fisik yang diinisiasi pemerintah. Namun, juga perlu ditunjukkan dengan ketertiban administrasi.
”Maka, kami mengajak semua pelaku jasa konstruksi untuk tertib administrasi,” katanya. (jup)
Editor : Achmad Andrian F