Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bekas tapi Bagus, Murah Bukan Murahan, Mahasiswa Jalankan Usaha Thrifting di Sela Waktu Kuliah

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 22 Desember 2024 | 22:24 WIB
DI TEMPAT KOS: Erly Zahirotul Hijjah (kiri) dan Desy Fitria menunjukkan barang dagangan di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Sabtu (21/12). (DESY FITRIA UNTUK PRM)
DI TEMPAT KOS: Erly Zahirotul Hijjah (kiri) dan Desy Fitria menunjukkan barang dagangan di Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Sabtu (21/12). (DESY FITRIA UNTUK PRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Istilah thrifting atau preloved digunakan untuk menjual atau membeli barang bekas pakai yang masih dalam kondisi layak dan bagus.

Saat ini tidak sedikit peminat yang membeli baju bekas karena kualitas yang bagus dan harga terjangkau.

Hal tesrebut yang dimanfaatkan oleh mahasiswi Ngudia Husada Madura untuk menjalankan usaha thrifting tersebut.

”Saya usaha di bidang thrifting, tapi fokus di fashion perempuan,” terang Erly Zahirotul Hijjah Sabtu (21/12).

Perempuan asal Sumenep tersebut menjalankan usaha jual baju bekas bersama dengan Desy Fitria.

Sebelumnya mereka menilai banyak peminat karena harga terjangkau dan barang masih bagus.

”Kebanyakan perempuan suka barang yang bagus, namun harga terjangkau,” paparnya.

Menurutnya, maskipun hanya beberapa bulan menjalankan thrifting, progres usaha tersebut cukup baik.

Mereka berhasil mengembalikan modal belum sampai satu bulan.

”Kami menjalankan usaha kurang lebih dua bulanan. Saat ini alhamdulillah, tinggal mendapatkan hasilnya,” imbuhnya.

Mahasiswa semester lima tersebut menjual produknya di online shop dengan cara live streaming, di sela-sela menjalankan kewajibanya sebagai mahasiswa.

Awal mula mengetahui usaha thrifting waktu mengikuti kegiatan pertukaran mahsiswa dari kampusnya ke Bengkulu.

Kesempatan itu dimanfaatkan untuk belajar usaha thrifting itu.

”Alhamdulillah, kami tidak ngerasa mengganggu waktu belajar kami di kampus,” ungkapnya.

Selain melalui online, dia memasarkan melalui jaringan pertemanan. Tidak sedikit peminat yang langsung membeli ke tempatnya.

”Selain jualan online shop, kami juga jualan di kosan,” terangnya.

Erly mendapatkan produk tersebut dari distributor di luar.

Saat ini dirinya menjual jenis kemeja dan sweter juga lainnya dengan harga jual yang cukup murah, yaitu under Rp 50 ribu.

”Selain itu, kami juka open preloved punya orang lain. Namun, untuk barang preloved disesuaikan harga yang punya barang,” paparnya.

Dia sangat bersyukur bisa mendapatkan tambahan penghasilan.

Meskipun tidak banyak, namun bisa memenuhi kebutuhan dirinya sehari-hari dari usahanya tersebut.

Menurutnya, hal yang sangat membuat bangga dengan dirinya karena bisa memanfaatkan waktu luang yang ada.

”Kami menjalankan usaha berdua dengan teman kelas saya di kampus,” tukasnya. (din/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#terjangkau #baju bekas #preloved #thrifting