BANGKALAN, RadarMadura.id – Posisi jabatan sekretaris kabupaten (Sekkab) Bangkalan dilelang. Tahap pendaftaran berlangsung Kamis (5/9)–Kamis (19/9).
Hingga Rabu (18/9), belum ada satu pun pejabat yang mengajukan dokumen pendaftaran.
Namun, ada beberapa nama pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan yang mengurus surat keterangan (Suket) sehat.
Suket itu ditengarai akan digunakan untuk kepentingan administrasi pendaftaran seleksi Sekkab Bangkalan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangkalan Ari Murfianto menyatakan, lelang jabatan Sekkab menjadi tanggung jawab tim seleksi (timsel). Lembaganya hanya membantu proses administrasi.
Pihaknya tidak tahu secara pasti siapa saja yang akan berkompetisi untuk memperebutkan kursi Sekkab.
Sebab, hingga Rabu (18/9), belum ada satu pun yang mengajukan berkas pendaftaran. ”Besok (hari ini, Red) kan pendaftaran terakhir, mungkin lebih jelasnya Jumat (20/9) untuk mengetahui nama-nama yang mendaftar,” imbuhnya.
Direktur RSUD Syamrabu Farhat Surya Ningrat menyatakan, ada enam pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan yang mengurus suket sehat di lembaganya.
Namun, pihaknya tidak tahu secara pasti apakah pengurusan suket itu untuk kepentingan pendaftaran Sekkab.
”Kalau yang tahu untuk kepentingan apa, ya masing-masing personal tahu,” ujarnya.
Enam pejabat yang mengurus suket sehat adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bambang Budi Mustika.
Baca Juga: Dirasa Cukup, Penyuluh Perikanan di Bangkalan Stagnan
Kemudian, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ismet Effendi serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Akhmad Ahadiyan Hamid.
Selanjutnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Moh. Hasan Faisol dan Sekretaris DPRD Bangkalan Rudiyanto. Terakhir, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ahmad Hafid.
Saat dikonfirmasi, Bambang Budi Mustika mengakui mengurus suket ke RSUD Syamrabu pendaftaran seleksi Sekkab. Dokumen pendaftaran rencananya disetorkan Kamis (19/9).
Pengakuan yang sama juga disampaikan Moh. Hasan Faisol. Pihaknya juga mengurus suket sehat untuk kebutuhan pendaftaran seleksi Sekkab. Dia berupaya melengkapi administrasi lainnya agar dokumen pendaftarannya lengkap.
”Kalau (administrasi) saya tinggal surat persetujuan mengikuti seleksi terbuka dari pimpinan. Mungkin nanti malam (tadi malam) kami ajukan,” katanya.
Sedangkan Akhmad Ahadiyan Hamid juga berencana mendaftar Sekkab. Pihaknya sudah mendaftarkan suket sehat. Sedangkan surat persetujuan untuk mengikuti seleksi terbuka dari Pj bupati Bangkalan diurus tadi malam.
Sementara Ismet Effendi juga tidak menampik mengurus suket sehat untuk kepentingan mendaftar Sekkab. Sedangkan dokumen pendaftarannya akan diajukan Kamis (19/9). ”Insyaallah selesai semua,” imbuhnya.
Hal serupa juga disampaikan Rudianto. Mantan Kasatpol PP Bangkalan tersebut mengakui ambil bagian dalam seleksi Sekkab. Sedangkan Ahmad Hafid tidak merespons saat dihubungi melalui WhatsApp. (jup)
Editor : Ina Herdiyana