Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tekan Stunting dan Dukung SDGs-3, UTM Tingkatkan Komunikasi Kader Posyandu

Achmad Andrian F • Minggu, 15 September 2024 | 22:40 WIB
TELATEN: Mahasiswi UTM memberikan penjelasan tentang stunting kepada warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan. (ISTIMEWA)
TELATEN: Mahasiswi UTM memberikan penjelasan tentang stunting kepada warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan. (ISTIMEWA)

JAWA TIMUR, Radar Madura.id – Dosen dan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan Program Pengabdian Masyarakat di Posyandu Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan.

Tujuannya, memperkuat komunikasi kader posyandu dalam upaya menurunkan angka stunting dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan.

Pengabdian kepada masyarakat tersebut didukung penuh dan mendapatkan pendanaan tahun anggaran 2024 oleh DRTPM Ditjen Dikti.

Tim pengabdian terdiri atas Dosen Ilmu Komunikasi Netty Dyah Kurniasari, S.Sos., M.Med.Kom; Dosen Teknologi Pertanian Dr. Burhan, S.TP., M.T.; dan Dosen Manajemen Dra. Hj. Iriani Ismail, M.M. Juga beberapa mahasiswa ilmu komunikasi yaitu Defi Asiatul Janah, Yusvi Nur Pramudita, serta Gabriel Beti Pratiwi.

Pola komunikasi yang tepat sangat krusial dalam menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, terutama tentang stunting.

Netty Dyah Kurniasari selaku dosen pembimbing lapangan memfokuskan fenomena yang terjadi di lapangan.

Sebab. menurut keterangan bidan Desa Gili Timur, minimnya jumlah kader posyandu menjadi tantangan utama dalam menjangkau seluruh masyarakat desa.

KOMPAK: Mahasiswi UTM foto bersama kader posyandu dan warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan, seusai acara pengabdian masyarakat. (ISTIMEWA)
KOMPAK: Mahasiswi UTM foto bersama kader posyandu dan warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan, seusai acara pengabdian masyarakat. (ISTIMEWA)

"Dari tujuh posyandu di Gili Timur, hanya Posyandu Taman Berlian yang memiliki kader terbanyak. Yang lain setiap posyandu hanya satu kader," kata Bidan Tri Yuli.

Fenomena tersebut mendorong UTM untuk melakukan program pengabdian masyarakat. Program tersebut dilaksanakan sejak Juli – September.

Tim pengabdian menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang mencakup sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi kepada para kader Posyandu.

Tim pengabdian juga memberikan dukungan makanan tambahan bergizi berupa telur ayam dan makanan sehat lainnya. Juga alat makan yang mendukung takaran ideal yang harus dikonsumsi balita.

"Semoga program ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif. Khususnya para kader untuk mencegah stunting dan mendukung kesehatan generasi mendatang," jelas Netty Dyah Kurniasari. (*)

Editor : Achmad Andrian F
#bangkalan #utm #posyandu #stunting #pengabdian masyarakat