BANGKALAN, RadarMadura.id – Truk Mitsubishi bernopol S 9178 NC terlibat kecelakaan dengan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Pahala Kencana, Jumat (16/8).
Sopir truk Achmad Choirul tewas usai dihantam bus di Jalan Raya Galis, Desa Pakaan Dajah, Kecamatan Galis, Bangkalan.
Tiga orang lainnya mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.
Yakni, penumpang truk Rasid Syeh Harun, 34, warga Dusun Bantengan, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Lalu, penumpang truk Mustakim Bagus Saputra, 20, warga Dusun Bantengan, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Selain itu, sopir bus Isno, 60, warga Gang Lontar Nomor 27, RT 08, RW 12, Tanah Abang, Jakarta Pusat, juga mengalami luka berat.
Tiga korban laka tersebut dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Kejadian bermula saat truk bermuatan tahu melaju dari arah Sampang menuju Jombang.
Sementara bus pelat nomor B 7429 TK melaju dari arah berlawanan.
Diduga pengemudi truk kelelahan, lalu oleng ke arah kanan sehingga laka tidak terhindar.
”Kecelakaan itu terjadi pada truk dan bus. Truk dari arah timur oleng dan masuk ke jalur bus,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Jauhari kemarin (16/8).
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 04.30. Diduga sopir truk kelelahan.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang menjadi korban. Satu orang meninggal dan tiga orang mengalami luka berat.
”Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka berat,” jelasnya.
Jauhari mengungkapkan, korban meninggal bernama Achmad Choirul yang merupakan sopir truk.
Dua penumpang truk mengalami luka berat seperti patah kaki, luka-luka di wajah dan tangan. Sedangkan sopir bus mengalami patah kaki kanan dan luka di wajah.
”Yang tidak terselamatkan pengemudi truk. Sementara yang lain mengalami patah tulang,” ungkapnya.
Tiga korban yang selamat tersebut dilarikan ke Puskesmas Galis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
”Untuk penumpang bus selamat semua,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta