Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penumpang Trans Bangkalan Minim, Organda Tuding Pemkab Tak Becus

Ina Herdiyana • Sabtu, 29 Juni 2024 | 00:05 WIB
ANGKUTAN UMUM: Bus Trans Bangkalan sedang diperbaiki di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Kamis (27/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
ANGKUTAN UMUM: Bus Trans Bangkalan sedang diperbaiki di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Kamis (27/6). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengoperasian Trans Bangkalan hingga saat ini belum maksimal.

Alasan pengelola, saat ini masih banyak angkutan umum pelat hitam yang tidak ditertibkan oleh pemerintah kabupaten (pemkab).

Pengelola bahkan menuding pemkab tidak becus menertibkan angkutan umum ilegal.

Ketua Organda/Pengelola Trans Bangkalan Mulyadi mengampaikan, hingga saat ini peningkatan penumpang belum signifikan.

Selain masih dalam masa pengenalan kepada masyarakat, juga masih banyak angkutan pelat hitam dibiarkan beroperasi oleh pemkab.

”Selama ini, warga terbiasa naik angkutan umum. Warga juga banyak yang khawatir ongkos Trans Bangkalan mahal,” katanya.

Dia menjelaskan, keseriusan Pemkab Bangkalan dalam menertibkan angkutan umum pelat hitam juga dipertanyakan.

Sebab, masih banyak angkutan umum pelat hitam yang dibiarkan  beroperasi. Hal itu dinilai mengganggu rute Trnas Bangkalan.

Misalnya, rute Bangkalan–Kamal atau sebaliknya. ”Seandainya pemkab bisa menertibkan, penumpang bus Trans Bangkalan pasti meningkat,” paparnya.

Berdasar pengalamannya, saat ini banyak angkutan umum ilegal yang dibiarkan mangkal di titik tertentu. Ironisnya, hal itu sudah dilaporkan dan belum ada tindak lanjut dari pemkab.

”Kami masih terganggu dengan beroperasinya angkutan umum pelat hitam. Masak dinas perhubungan (dishub) menunggu surat dari kami terus,” sesalnya.

Mulyadi kecewa karena tidak ada tindakan tegas dari dishub dan aparat penegak hukum lainnya di Bangkalan.

Semestinya, kata dia, angkutan umum yang tidak sesuai aturan ditertibkan. ”Angkutan umum ilegal ini perlu ditertibkan dan jangan dibiarkan beroperasi di wilayah perkotaaan,” pintanya.

Sementara itu, Kasi Lalu Lintas (Lalin) Dishub Bangkalan Moh. Syaiful Rohman menyampaikan, pengelolaan Trans Bangkalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab organda.

Saat ini ada tiga unit bus yang diberikan institusinya untuk menunjang keberadaan Trans Bangkalan.

”Semua sudah menjadi tanggung jawab organda, termasuk pemeliharaannya,” tandasnya. (za/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#pemkab #minim #penumpang #Tuding #organda #Tak becus