Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Event Tera’ Bulan di Bangkalan Sempat Vakum Belasan Tahun

Berta SL Danafia • Rabu, 26 Juni 2024 | 14:45 WIB
MASUK KALENDER EVENT: Penampilan kesenian dalam Malam Tera’ Bulan di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Jumat (21/6).
MASUK KALENDER EVENT: Penampilan kesenian dalam Malam Tera’ Bulan di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Jumat (21/6).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pelaksanaan Malam Tera’ Bulan di Kamal, Bangkalan, berlangsung meriah, Jumat (21/6). Banyak yang mengapresiasi dan berharap event itu dilaksanakan secara rutin.

Budayawan Bangkalan Hidrocin Sabarudin mengapresiasi pelaksanaan event itu. Pihaknya berharap, event tersebut terus dilestarikan setelah vakum sejak 2007–2018.

Namun, kini pergelaran Malam Tera’ Bulan masuk dalam kalender event tahunan Bangkalan.

”Malam Tera’ Bulan ini merupakan event bagi masyarakat pedesaan,” katanya Selasa (25/6).

Makanya, Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie merencanakan event itu akan dilaksanakan di 18 kecamatan. Bagi kami, itu sangat bagus,” imbuhnya.

Malam Tera’ Bulan kali pertama dilaksanakan pada 2004. Event itu bertujuan melestasikan kesenian melalui pariwisata dan budaya.

Tak ayal, banyak tema yang diangkat untuk bisa membawa lokalisme daerah di mana event itu dilaksanakan.

”Selain menghibur masyarakat, ini bisa memunculkan potensi budaya yang ada di daerah tersebut dilaksanakan. Yang jelas, kultur setiap daerah tidak sama,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Aba Doing itu menambahkan, masih ada kesenian dan kebudayaan yang tidak dimunculkan.

Yakni, budaya tembang mamaca atau macapat. Kegiatan tersebut hampir hilang dalam dunia kesenian.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominant menyatakan, lembaganya mengagendakan untuk melaksanakan tiga kali Malam Tera’ Bulan.

Sementara yang sudah digelar dua kali. Jadi, tinggal satu kali agenda Malam Tera’ Bulan yang akan dilaksanakan Disbudar Bangkalan.

Anggaran yang digelontorkan untuk satu kali pergelaran event itu Rp 40 juta. ”Untuk kecamatan selanjutnya, yang akan dipilih masih menunggu perintah pimpinan,” imbuhnya.

Hendra mengungkapkan, Malam Tera’ Bulan digelar untuk memancing kecamatan atau desa melaksanakan event secara mandiri sehingga bisa mendatangkan wisatawan.

”Pemkab hanya memancing. Kami fasilitasi kegiatan ini. Dengan begitu, pak camat dan klebun bisa bersinergi melanjutkan event ini,” terangnya. (ay/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#Event #bangkalan #bulan