BANGKALAN, RadarMadura.id – Identitas kerangka mayat yang terbakar di Dusun Mragung, Desa Sangra Agung, Kecamatan Socah, hingga saat ini belum terungkap.
Padahal, kerangka mayat itu sudah empat hari di RSUD Syamrabu Bangkalan. Jika hari ini tidak ada para pihak yang mengaku sebagai keluarga, kerangka itu akan dikebumikan.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Bangkalan Iptu Herly Susanto mengatakan, sampai saat ini institusinya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kerangka mayat tersebut.
Kerangka mayat yang ditemukan di tengah lahan kosong itu berjenis kelamin perempuan dan usianya sekitar 23–25 tahun.
”Keterangan dari ahli forensik sudah kami terima dan penyelidikan terus berjalan,” katanya.
Herly melanjutkan, hingga saat ini belum ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke Mapolres Bangkalan atau ke Mapolsek Socah.
Saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengidentifikasi identitas korban. ”Kami terus menanti informasi atau laporan orang hilang, terutama di Kecamatan Socah,” paparnya.
Herly menambahkan, hasil identifikasi tim forensik RSUD Bangkalan menyatakan tidak ada faktor lain kecuali akibat luka bakar sebagai pemicu tewasnya mayat tersebut.
”Pihak RSUD menyebutkan tidak tanda-tanda penyebab lain dari kematian itu,” sambungnya.
Sementara itu, Dokter Edy Suharto menyampaikan, saat ini jenazah masih berada di ruang pemulasaraan.
Jika mengacu pada prosedural di instansinya, setelah tiga hari tidak ada keluarga yang mengonfirmasi, maka akan dilanjutkan proses pemakaman.
”Kami akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Kalau tidak ada keluarganya, besok mungkin akan dikuburkan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, saat melakukan pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan adanya daging atau kulit jenazah yang tersisa.
”Semuanya terbakar. Bahkan, organ dalamnya pun hangus terbakar. Tidak ada penyebab lain (tewasnya mayat tersebut) selain luka bakar,” paparnya. (za/yan)
Editor : Ina Herdiyana