BANGKALAN, RadarMadura.id – Kinerja DPMPTSP Bangkalan dalam rangka memenuhi target investasi perlu digenjot. Sebab, realisasinya masih jauh dari target yang ditetapkan.
Buktinya, realisasi nilai investasi di triwulan pertama hanya 14 persen atau Rp 17,5 miliar dari target Rp 128,5 miliar.
Sedangkan idealnya, realisasi target investasi di triwulan pertama yaitu 25 persen atau Rp 32,1 miliar.
”Untuk (realisasi) triwulan kedua nanti Juli. Perusahaan wajib lapor dari tanggal 1–10,” ujar Kabid Informasi dan Pengendalian DPMPTSP Bangkalan David Qasidi Senin (10/6).
Pihaknya menampik realisasi nilai investasi belum sesuai dengan harapan. Namun, pihaknya berjanji akan melakukan langkah strategis untuk agar target nilai investasi 2024 terpenuhi.
Sebab, di 2023 DPMPTSP Bangkalan belum mampu memenuhi target.
David mengungkapkan, ada beberapa faktor yang membuat nilai investasi 2023 tidak terpenuhi.
Di antaranya, minimnya investasi kepada pelaku usaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sementara jenis usaha yang mendominasi di Bangkalan yaitu di bidang UMKM.
”Target investasi Bangkalan tahun lalu Rp 355 miliar. Sementara capaian yang diperoleh Rp 212,4 miliar,” imbuhnya.
Kabid Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Bangkalan Jemmi Tria Sukmana mengeklaim sudah berupaya menggaet investor agar tertarik mengembangkan usahanya di Kota Salak.
Dengan begitu, ekonomi masyarakat Bangkalan bisa meningkat.
”Seiring dengan itu, target investasi 2024 bisa dipenuhi. Bangkalan ini memiliki potensi investasi luar biasa,” katanya.
”Namun, baru investasi di bidang industri kemaritiman yang peminatnya paling banyak,” sebutnya.
Jemmi mengaku sudah melakukan upaya promosi untuk menggaet investor. Yakni, aktif mengikuti forum-forum investasi nasional.
Dengan begitu, pihaknya memiliki kesempatan untuk mengenalkan potensi-potensi investasi di Bangkalan.
”Untuk menarik investor, kita hadir dalam event-event investasi di luar daerah,” ujarnya.
”Selain agar target investasi tercapai, investor akan memberikan multiplier effect kepada masyarakat,” pungkasnya. (c3/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia