BANGKALAN, RadarMadura.id – Untuk menurunkan angka tengkes (stunting), pemerintah pusat memberikan bantuan kepada puluhan ribu warga. Namun, bantuan tersebut tahun ini nihil.
Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bangkalan Sri Sudarwati mengatakan, bantuan Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak hanya berupa beras.
Namun, juga ada yang menyasar warga terdampak tengkes. ”Untuk bantuan tengkes dari Bapanas langsung ke BKKBN Provinsi," katanya.
Menurut dia, bantuan berupa 10 butir telur dan satu kilogram ayam terakhir disalurkan pada 2023.
Sedangkan jumlah penerima 99.874 orang dan tersebar di 18 kecamatan. Penyaluran bantuan itu dibagi menjadi dua tahap.
”Pendistribusian bantuan melalui pihak ketiga, kami hanya melakukan pendampingan,” tambahnya.
Dia menjelaskan, pada tahun ini pihaknya belum bisa memastikan apakah bantuan tersebut ada atau sebaliknya.
Sebab, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari pemerintah provinsi. ”Informasinya ada, cuma belum ada tindak lanjut,” ulasnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini yang tersalurkan hanya berupa bantuan beras. Selama ini, bantuan tengkes biasanya direalisasikan bersamaan dengan bantuan beras.
”Biasanya itu sudah by name by address, kami hanya menerima datanya,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Ina Herdiyana