Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Masih Proses Verifikasi, Insentif Guru Ngaji di Bangkalan Belum Direalisasikan

Berta SL Danafia • Rabu, 29 Mei 2024 | 15:45 WIB
PROGRAM INSENTIF: Madisidi, guru ngaji Nurul Ulum, mengajar santrinya di Jalan Pemuda Kaffa, Bangkalan, Selasa (28/5).
PROGRAM INSENTIF: Madisidi, guru ngaji Nurul Ulum, mengajar santrinya di Jalan Pemuda Kaffa, Bangkalan, Selasa (28/5).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Program insentif guru ngaji kembali digulirkan. Anggaran yang dikucurkan Pemkab Bangkalan mencapai Rp 12,4 miliar.

Namun, program insentif guru ngaji tersebut belum direalisasikan karena masih proses verifikasi calon penerima.

Kabid Tenaga Pendidikan Dispendik Bangkalan Muhammad Toha menyatakan, insentif akan diberikan kepada 4.520 guru ngaji.

Jumlah tersebut berkurang daripada empat tahun sebelumnya yang mencapai 9.342 penerima.

Alasannya, bantuan tersebut hanya akan direalisasikan kepada guru ngaji. Sedangkan sebelumnya juga menyasar guru madrasah diniyah (madin).

”Anggarannya hanya cukup untuk guru ngaji,” ujarnya.

Namun, besaran bantuan yang diberikan ditambah. Jika sebelumnya Rp 200 ribu per bulan, tahun ini dinaikkan menjadi Rp 230 ribu.

Besaran insentif tersebut naik karena mayoritas penerima menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

”Paling tidak setelah mereka membayar pajak, insentif yang diperoleh tidak di bawah Rp 200 ribu,” jelasnya.

Toha menjelaskan, insentif guru ngaji diberikan setiap tiga bulan sekali. Namun, sampai saat ini bantuan tersebut belum dicairkan. Alasannya, kuota penerima belum terpenuhi.

”Pencairan menunggu kuota guru ngaji terpenuhi semua. Baru setelah itu, penerima ditetapkan berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati Bangkalan,” ungkapnya.

Dari 4.520 calon penerima, baru 4.439 yang diverifikasi. Sedangkan 81 calon penerima lainnya masih menunggu hasil validasi dari tim teknis.

Pihaknya memastikan, verifikasi dan validasi dilakukan dengan hati-hati agar bantuan yang direalisasikan tepat sasaran.

”Kami menungu hasil verifikasi dari kecamatan. Secepatnya kami salurkan,” sambungnya.

Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan Abdullah menyampaikan, realisasi program insentif guru ngaji tersebut sangat dirasakan.

Pihaknya berharap, dispendik selektif menjaring guru ngaji yang akan mendapat bantuan itu.

”Meskipun nominalnya tidak seberapa, tapi masyarakat sangat terbantu. Terkait data, memang perlu diverifikasi secara maksimal sehingga tepat sasaran,” katanya. (ay/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#bangkalan #insentif #guru ngaji #program