BANGKALAN, RadarMadura.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha, kebutuhan daging kambing dan sapi diprediksi meningkat.
Di sisi lain, vaksinasi terhadap hewan kurban harus digencarkan.
Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan Ali Makki mengatakan, intensitas pengiriman hewan di Kota Salak meningkat.
Salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam pengiriman ternak yaitu harus divaksinasi.
”Jumlah vaksin yang kami terima sejak Januari sampai saat ini 131.275 dosis. Sedangkan hewan ternak yang sudah divaksin 126.243 ekor. Dengan demikian, vaksin yang tersisa tinggal 5.032 dosis,” katanya.
Menurut dia, agar pasokan vaksin tetap terjamin, pihaknya berkoordinasi dengan Disnak Jatim.
Dengan begitu, tambahan vaksin yang diusulkan institusinya bisa segera didistribusikan. Sebab, perayaan Hari Raya Idul Adha tinggal hitungan hari.
”Para petugas di setiap puskeswan menyatakan, stok vaksin menipis. Lalu lintas ternak sekarang mulai meningkat. Karena itu, kami minta tambahan 10.000 dosis ke provinsi. Sebab, stok vaksin yang ada kami diprediksi tidak cukup,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kegiatan vaksinasi terbanyak di Kecamatan Tanjungbumi, Kokop, dan Galis. Tiga daerah tersebut sering mengirim ternak ke luar Bangkalan.
”Kebutuhan vaksin di tiga kecamatan itu cukup banyak. Sebab, setiap kali berlayar, kapasitas kapal bisa menampung 500–1.000 ekor,” paparnya.
Ali berharap, tambahan 10.000 dosis vaksin yang diajukan ke Disnak Jatim dapat mencukupi kebutuhan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.
”Informasinya, saat ini masih dicarikan tambahan ke kabupaten/kota lain yang dari realisasi vaksinasinya rendah,” tandasnya. (c1/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana