BANGKALAN, RadarMadura.id - Sanggar seni Tarara Kabupaten Bangkalan tidak hanya produktif dalam berkarya. Namun juga produktif dalam berbagi dan beramal untuk sesama. Hal itu untuk menjaga keagamaan dan moralitas pelaku seni.
Ketua Sanggar Seni Tarara Bangkalan Sudarsono menyampaikan, rutinitas buka puasa ini hampir dilakukan setiap tahun. Kegiatan yang dikemas dalam silaturahmi tersebut dihadiri sejumlah pelaku seni.
"Saat ini yang berpartisipasi tidak hanya dari anak sanggar Tarara, tapi juga ada dari sejarawan, seniman dan sebagainya," katanya Rabu (3/4).
Kegiatan yang dilaksanakan dilapangan RP. Moch. Noer tersebut juga dibarengi dengan pemberian santunan. Diberikan kepada puluhan anak yatim dan kaum duafa. Hal itu merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah didapatkan di sanggar yang dibinanya.
Baca Juga: Sidang Pelecehan Seksual Oknum Kepsek Ditunda, Pelapor Mangkir saat Sidang Pemeriksaan sebagai Saksi
"Alhamdulillah kami ada sedikit rezeki dari sisihan tabungan di sanggar kami. Semoga dengan ini bisa bermanfaat," ucapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukanlah semata kegiatan formal atau rutinitas biasa. Namun terdapat makna silaturahmi yang mendalam antar pecinta seni dan regenerasi murid sanggar Tarara.
"Satu poin pentingnya, kita boleh berkesenian dan berkebudayaan. Tapi jangan lupa keagamaan, moralitas, tatakrama yang dimiliki, seni budaya jangan ditinggalkan," pintanya. (ay/dry)
Editor : Hendriyanto